Nia Agustina Bersama Acil Bimbo Hadiri Ngarajah & Ngabungbang Komunitas Kinasihan

0
7

Kab. Bandung, SMInews.com Kegiatan “Syukuran bi ni’mah” bersenikan kolaborasi budaya sunda “Ngarajah & Ngabungbang” Komunitas Kinasihan di Gunung Pabeasan Arjasari Kab. Bandung Jawa Barat, Senin (3/8/2020) dihadiri Kades Arjasari Rosiman, Nia Agustina Dadang Naser dan juga salah satu penyanyi legenda pop religi  Acil Bimbo yang mengisi acara seni budaya sunda dengan agenda Jaga Lembur dan Jaga Cai khususnya di Kampung Cibingbing Desa Arjasari Kec. Arjasari Kab Bandung.

“Pada hari ini kita semua menjadi saksi berkumpulnya pembinaan ataupun kegiatan Kinasihan di kampung Cibingbing Desa Arjasari Kec Arjasari dari mulai tampilan inside budaya Kang Acil Bimbo dan tampilan lagu anak -anak pada hakekatnya terpatri budaya orang sunda yang berkarakter moral  Sabilulungan” Ujar Nia Agustina Calon Bupati Bandung.

Menurut Nia, bila ini dilakukan di semua desa, desa akan tangguh dan kuat serta memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang Sabilulungan, dalam mengembangkan seni budaya sunda berbagai cara dilakukan dari memberikan panggung, memberi kesempatan pemerhati seni untuk melakukan giat budaya, saresehan.

“Seperti pesan yang disampaikan angkat makanan lokal, angkat pakaian seperti sarung karena itu bagian dari budaya dalam PKK dengan Gerakan Warung Tetangga (Gerwada) harus terus dicintai kalau bukan kita siapa lagi , kalau bukan sekarang kapan lagi “ Ucapnya.

Hal senada dikatakan Kades Arjasari  Rosiman , “Kegiatan Kinasih yang dihadiri Teh Nia dan Kang Acil Bimbo mudah -mudahan Jaga Lembur, desa indah desa wisata sejauh ini bisa terdeksi dengan baik”.

“Memang harapan kami kedepan untuk rumah terbuat dari bambu dan bambu lebih kuat dan tahan gempa seperti konseo dikatakan kang Acil dengan Teh Nia bahkan rumah yang terbuat dari bambu suasana alam akan lebih menyatu” Ucap Kepala Desa yang akrab di panggil Wa Ros.

Rosiman juga mengatakan bahwa regulasi pemerintah untuk Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dipaksakan dari tembok karena dari segi kualitas rumah dari bambu dan kayu lebih kuat juga tahan terhadap gempa.

“Untuk kampung Cibingbing desa Arjasari yang dipromosikan seperti hutan pinus dengan nuansa alam  seperti Batu Pabeasan, batu Munding karena disaat musim libur terutama sabtu -minggu daerah yang melewati gunung geulis sering digunakan untuk camping. Banyak pengunjung yang dari daerah datang ke kampung wisata kampung Cibingbing, cuma yang menjadi kendala tidak adanya air karena air merupakan faktor penunjang. Termasuk akses jalan kedepannya akan dilakukan pelebaran jalan sekitar 1 meter kanan kiri tentunya dengan kampung wisata Cibingbing akan menjadi percontohan daerah lain agar berkembang menjadi desa maju mandiri ,” pungkasnya

Pewarta : AA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here