Ngopi Bareng Gus Nuril, Santri Sahabat Polisi

0
34

Semarang, SMI.-

Acara dialog  Ngopi Bareng Gus Nuril yang bertajuk Santi Sahabat Polisi, di gelar di Aula Pondok Pesantren Soko Tunggal, Kamis (24/1/19). Acara yang bersifat santai ini mengundang berbagai elemen masyarakat dari berbagai agama dan keyakinan.

Menurut Ketua Panitia, Gus Bagus acara ini digelar untuk membahas atau berdialog dengan semua elemen masyarakat serta menyatukan visi dan misi setelah pemilihan presiden, agar tidak terpecah belah dan mendapatkan pencerahan dari Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji  dan Gus Nuril.

“Kita ingin membahas atau berdialog dengan semua elemen termasuk temen – temen dari non muslim dari Hindu, Budha, Nasrani dalam rangka menyatukan visi dan misi bagaimana arah setelah pilpres ini lima tahun kedepan, supaya kita tidak terpecah belah menjadi dua kubu, hanya karena pilpres kita terpecah belah sebagai bangsa intinya seperti itu” Katanya.

Gus Bagus menegaskan, sebagai alat Negara untuk menjaga keamanan dan ketertiban, Polisi juga harus di dukung oleh semua pihak. “Jadi kita sebagai santri berkewajiban  untuk mendukung tugas – tugas dari temen – temen polisi”.

Dalam acara tersebut Gus Nuril mengajak agar semua yang hadir untuk ikut menangkal Radikalisasi dan bergandengan tangan dengan Polisi untuk menangkal  semua hal yang  merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalo kita lihat dari sejarah Islam masuk Indonesia melalui budaya,  jadi tidak bisa kita pisahkan antara Islam dan  Budaya yang berbagai suku ini. Negara sudah bagus, jangan ada yang mengganggu untuk merobah nya. Kalo ada yang mencoba mengganggu kami santri bersama TNI dan Polri akan melawan sekuat tenaga”.

Salah satu Tamu Undangan, yang juga Caleg DPR RI dari partai PDIP, Banteng  Pringgodani yang akrab dengan para santri dan juga para kyai ini mengatakan bahwa acara semacam ini, yaitu mengundang lintas Agama, Seniman dan Budayawan  Sangat bagus, dan bisa dicontoh para generasi muda, penerus bangsa ini cinta tanah air. ** Untung

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here