Minum Air Daun Lontar Dipercaya Bisa Cegah Virus Corona

0
93

Rembang,- SMInews.com Progam Inovasi Desa yang harus dilakukan masyarakat pedesaan, itu suatu program Pemerintah Pusat yang harus wajib di laksanakan,  karena tujuan tersebut sangat positif untuk mendongkrak potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dengan adanya program inovasi ini, semua desa diharapkan mampu menampilkan inovasi produk lokal yang ada di wilayah masing-masing.

Seperti halnya salah satu daerah yang notabennya di padati pepohonan daun lontar (Wit Bogor “Jawa”) Desa Pedak, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang saat ini mengadakan Soft Launching “Seribu Bogor”  yang dihadiri Bupati Rembang H Abdul Hafidz, Forkompinda, Camat Sulang, Kepala Desa se-Kecamatan Sulang, dan Ribuan pengunjung manca desa juga ikut hadir memadati lokasi Wisata Seribu Bogor.

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dalam sambutannya mengatakan, program Pariwisata Seribu Bogor ini tujuannya untuk meningkatkan perekonomian desa Pedak, Kecamatan Sulang. Dan pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan juga akan backup anggaran untuk destinasi wisata-wisata yang ada di kawasan pedesaan.

Abdul hafidz menambahkan, dirinya sudah mengambil langkah kebijakan lewat beberapa dinas demi memajukan desa yang kemiskinannya masih tinggi. Sehingga, desa yang masih miskin akan di pikul bersama.

Saat di wawancarai, Hafidz menjelaskan, wisata-wisata yang ada di desa sudah mulai bergerak semua sesuai dengan potensi yang ada di desanya, kalau di wilayah pesisir atau bahari sudah hampir semua, di area pegunungan sudah mulai bergerak, sekarang tinggal yang daratan untuk menyesuaikan wilayah tempat potensi desanya.

Disisi lain Ketua Panitia acara Seribu Bogor, Muslikan menjelaskan, Soft Launching Seribu Bogor ini adalah gebrakan desa Pedak untuk berani action memperkenalkan produk-produk unggulan yang ada di pedesaan.

Di singgung masalah CORONA, Muslikan menambahkan, dengan adanya virus tersebut ia mengambil langkah untuk menciptakan suatu gagasan minuman yang berasal dari pohon lontar (LEGEN “Jawa” ) akan di sulap menjadi Legen rempah anti Corona.

“Minuman rempah tersebut terdiri dari bahan-bahan alami peninggalan nenek moyang kita seperti sereh, jahe, gula Siwalan, kunir, mrica dan air pohon lontar (legen) insyallah rempah tersebut bisa cegah datangnya virus Corona di badan kita” terangnya.

Menurut panitia acara menyebutkan, jumlah pohon Bogor dari data BPS ada 1.500 pohon. Dan  masyarakat desa Pedak sendiri ingin memperkenalkan pohon Bogor menjadi salah satu miniatur destinasi wisata pohon di Kabupaten Rembang.

Dari munculnya gagasan tersebut, Muslikan melihat banyak orang dari luar kota yang datang untuk berfoto atau Selfie.  Fotonya sering dilombakan dan mendapatkan juara. “Kemarin di Jawa Tengah mendapatkan juara satu, sehingga dari situlah kami sama temen-temen mulai musyawarah dengan munculnya Memotivasi kita untuk membangun wisata desa ” SERIBU BOGOR” Alhamdulillah sampai sekarang sudah terwujud”ungkapnya.

“Ia menambahkan, dengan adanya acara ini seperti outbond, supaya bisa memberi refrensi kepada anak-anak, ada pula cara pembuatan gula, cara memecah siwalan, dan cara membuat legen yang bagus, pokoknya kami tanggung dijamin legen asli,” tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala desa Pedak, Nasuka menjelaskan, dengan adanya acara tersebut dengan tujuan memperkenalkan produk-produk unggulan, sehingga bisa untuk menambah potensi pemberdayaan ekonomi dan juga bisa menambah trobosan lapangan kerja baru  bagi masyarakat pedak.

Saat di singgung perihal Corona,  Nasuka mengatakan, dengan adanya edukasi minuman rempah yang di campur dengan air lontar ini, dari paduan rempah-rempah yang sudah di kemas dengan air Legen (“jawa’ ) insyallah bisa membantu dari stamina tubuh agar tidak mudah di serang virus tersebut.

Saat wartawan menulusuri lokasi ada salah satu pedagang ” LEGEN ” cantik, tampak tersenyum ramah Giska Nur Ayuni (24) warga desa Pedak, RT 02 RW 01 menuturkan, dirinya sangat bangga sekali di daerahnya sudah mulai di kenal banyak pengunjung luar desa maupun kota dengan tujuan menjajakan diri demi mencari air daun lontar tersebut untuk melepas dahaga, dan juga merebahkan badan sambil menikmati suasana alam terbuka di taman Seribu bogor.

Menurut  Yuni, taman seribu Bogor ini bisa menampilkan produk-produk unggulan desa Pedak. Legen rempah anti corona menurut Yuni, khasiatnya menyegarkan badan, bisa tahan lama dan sudah terbukti sejak lama.

Pewarta : Jow,Tri

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here