MI Assalam Bangun 6 Ruang Kelas Baru

0
40

Sumedang, SMInews.com Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assalam dibawah Yayasan Darussalam dengan ketua Drs. H. Hasan Bisri, M.Si, yang berlokasi di Jl. Serma Muchtar Baru No. 1 Panyingkiran Kec. Sumedang Utara Kab. Sumedang melaksanakan pembangunan ruang kelas baru sebanyak 6 ruangan, yang akan digunakan untuk sarana prasana kegiatan belajar mengajar.

Ruang belajar dengan ukuran 6 m × 7 m2 ini dibangun  dengan biaya dari bantuan murni dari orang tua siswa dan masyarakat yang peduli terhadap dunia pendidikan. Untuk pembangunan ruang kelas ini diperkirakan akan menghabiskan Dana Rp. 1.080.000.000.

Pembangunan 6 ruang kelas ini dilakukan karena setiap tahun jumlah peserta didik MI Assalam selalu bertambah. “Karena kita siswa itu setiap tahun semakin naik jumlahnya sehingga kekurangan kelas. Maka dari tahun 2017 kita berencana membangun 6 kelas lagi. Alhamdulillah pada tahun 2020 ini, kita ada sumbangan dari orangtua siswa dan masyarakat kita bangun 6 kelas” kata Kepala MI Assalam Mario D.S Santos, S.Ag.

Mario juga mengatakan, 6 kelas ini nantinya diperuntukan untuk kelas 1 dan kelas 2, masing – masing 3 kelas. Dalam pengumpulan dana untuk pembangunan ini, Mario menjelaskan bahwa dilakukan dengan koordinasi bersama orang tua siswa dan masyarakat, mereka memberikan bantuan dengan sukarela, ikhlas dan tanpa paksaan.

“Kita ada laporan, setiap akhir tahun atau setiap akhir pembangunan kepada orang tua siswa dan masyarakat tentang penggunaan anggaran” ucapnya.

Dalam pembangunan 6 ruang kelas ini, pihak madrasah belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, “Untuk sementara belum ada, kita sudah mengajukan proposal dan sebagainya, kemungkinan karena pemerintah juga sedang konsentrasi untuk anggaran itu diarahkan untuk penanganan covid-19”jelasnya.

MI Assalam memiliki yang 503 peserta didik dan 22 tenaga pengajar yang profesional di bidangnya ini juga memiliki sarana olahraga yang lengkap, seperti  lapangan futsal, tenis, lapangan bulu tangkis. Selain itu, juga memiliki prestasi ditingkat provinsi maupun nasional.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, Proses kegiatan belajar mengajar di MI Assalam juga menggunakan sistem daring. “Kendalanya sangat banyak dan kita dalam posisi ini, Karena guru harus berinovasi dan kreatif supaya anak bisa belajar dengana baik” ujarnya.

Untuk mengatasi kendala dalam pembelajaran daring, pihak sekolah juga memberikan bantuan kuota internet kepada orang tua siswa yang tidak mampu. Dan bagi peserta didik yang tidak mempunyai smartphone atau tidak ada signal di sekitar rumahnya, pihak ekolah juga melakukan pembelajaran kunjungan rumah.

Pewarta : Y Rusmana

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here