Masjid Berlantai Dua SMA Negeri 4 Semarang Segera Terwujud

0
90

Semarang, SMI.-

SMA Negeri 4 Semarang kembali berbenah guna meningkatkan infrastruktur dibidang Keagamaan, serta untuk lebih  meningkatkan iman dan taqwa Kepada Allah SWT. Keluarga besar SMA Negera 4 Semarang akan segera mewujudkan Masjid berlantai 2, yang dibangun di atas tanah seluas 576 m2 dan diperkirakan menelan biaya 2,2 miliar rupiah. Peletakan batu pertama pembangunan Masjid tersebut dilakukan langsung oleh Kepala SMAN 4 Semarang Dra. Wiji Eny Ngudi Rhayu, M.Pd, Jumat (14/12/2018).

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd dalam sambutannya menuturkan bahwa terdorongnya pembangunan Masjid ini karena kurikulum 2013, yang mana sekolah mengambil 5 hari kerja sekolah, mengharuskan siswanya untuk melaksanakan sholat jumat berjamaah. Sedangkan para siswa sebelumnya melaksanakan di Mushola yang daya tampungnya kurang memadai.

“Kemudian kami coba pindahkan ke aula supaya lebih banyak daya tampung jamaahnya. Dari situlah kami mengajukan ke komite sekolah serta mendapat respon dari orang tua siswa, yang sangat mendukung niat baik kami untuk segera memiliki Masjid di sekolah kami, dan pihak komite sekolah menyetujuinya” paparnya.

Eny mengatakan bahwa Masjid ini diberi nama At Taqwa karena salah satu visi SMAN 4 Semarang adalah bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Berkat doa serta  dorongan dari orang tua, alumni Al Smapa serta bapak ibu guru karyawan semuanya maka kita laksanakan peletakan batu pertama hari ini Jumat 14 Desember 2018 sebagai tanda pembangunan Masjid di mulai” Imbuhnya.

Menurut Eny, Masjid ini disamping sebagai pusat ibadah umat muslim khususnya di SMAN 4 Semarang nantinya juga sekaligus sebagai pusat pembelajaran pendidikan agama islam, mengantarkan siswa-siswi menjadi unggul, tangguh, mandiri, dan berkarakter. Sehingga nantinya berguna bagi nusa bangsa dan agama.

Eny menjelaskan bahwa rencana pembangunan Masjid At Taqwa terbagi dalam 3 tahap pembangunan, “Saat ini kita mulai untuk tahap pertama, yang mana tersedia anggaran 700 juta dan harapan kami terselesaikan 2 tahap. Mudah mudahan pembangunannya berjalan ancar dan di ridhoi Alah SWT” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan SMA Prov Jateng, Drs. Bambang Supriyono, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan,” Saya sangat mengapresiasi sekali pembangunan Masjid At Taqwa. Ini berkat kerja keras Kepala Sekolah, Komite, orang tua siswa, alumni smapa serta semua pihak yang tidak saya sebutkan satu persatu. Terutama alumni yang sangat luar biasa anadilnya dalam memajukkan SMA Negeri 4 ini.

Bambang mengutarakan bahwa pendidikan tidak sekedar membaca, mendengar, menulis tetapi harus holistic, artinya tidak bisa dipotong potong, harus utuh pendidikan moral, sosial. Pendidikan terkait toleransi, salah satu pilar adalah pendidikan agama, dalam kurikulum 2013, pendidikan agama menjadi pendidikan agama dan budi pekerti.

“Mengapa porsinya 3 jam ?, karena di tambah adanya pendidikan budi pekerti menjadi satu dengan pendidikan agama, yang 1 jamnya itu diimplementasikan didalamnya. Jadi, pendidikan budi pekerti merupakan  bagian dari pendidikan agama” pungkasnya.

** M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here