Marcab LMPI Sumedang Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

0
52

Sumedang, SMInews.com Sesuai arahan dan petunjuk dari ketua umum DPP Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI), Mayjen Purn Dr. H. Syamsu Djalal, S.H.,M.H. dalam menyikapi masyarakat yang terdampak wabah covid-19, banyak masyarakat terutama dari kalangan menengah kebawah yang perlu bantuan dan uluran tangan untuk menyambung kebutuhan hidup sehari – hari.

Oleh karena itu,  Markas Cabang (Marcab)  Ormas LMPI Kab. Sumedang selama bulan April 2020 mengadakan bakti sosial (Baksos) yang dilaksanakn seminggu dua kali, berupa pembagian sembako langsung ke warga yang berhak menerimanya, sesuai pengajuan data dari masing – masing RT yang masuk ke pihak pengurus marcab Sumedang, dengan pengawalan dari pengurus anak cabang (PAC) LMPI yang ada ditingkat kecamatan, dengan di bantu Bhabinkamtibmas Desa.

Pembagian sembako di wilayah Sumedang langsung dipimpin oleh ketua marcab LMPI Sumedang Erizal, S.E dan jajaranya, kegiatan ini mendapat apresiasi dari ketua markas daerah (MADA) LMPI Jabar Hendra Nicolas.

Ketua Marcab LMPI Kabupaten Sumedang, Erizal, S.E mengatakan “Kita memulai lebih dahulu, supaya memberikan contoh kepada yang lain, supaya pengusaha – pengusaha, instansi – instansi lain bisa membantu masyarakat yang sekarang ini terkena dampaknya”.

Menurut keterangan, Erizal bantuan sembako ini sudah dilakukan di  3 kecamatan yaitu Wado, Situraja, dan Kecamatan Cimanggung.

“Tujuan Utama adalah sesuai dengan arahan bapak presiden, bahwa kita harus membantu cobalah dari swadaya dari masyarakat sendiri, pengusaha – pengusaha yang mampu. Dan kita termasuk organisasi yang terketuk hatinya untuk membantu masyarakat, walaupun memang dari pemerintah belum datang bantuanya, tapi kita dululah, supaya masyarakat tau pemerintah nanti akan membantu juga” Paparnya.

Untuk sementara, anggaran yang digunakan untuk bantuan berasal dari dari Marcab LMPI Kabupaten Sumedang, dengan sistem gotong royong sesama anggota. “Insya Alloh Kedepanya kita lanjutkan kembali program ini sampai Covid ini selesai dan tidak ada lagi di Indonesia. Karena kita juga arahan juga dari ketum juga mabes kita, kita diarahkan untuk membuat pos – pos penanganan covid-19”.

Erizal juga berharap kepada pemerintah yang akan memberikan bantuan kepada masyarakat, agar tepat sasaran dan datanya harus valid, jangan sampai ada yang tertinggal. “Saya harapkan pemerintah secepatnya lah karena PSBB sudah diberlakukan. Seharusnya sembako itu sebelum PSBB tapi ya gimana, mungkin ada halangan dijalan”.

Pewarta : Y. Rusmana

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here