MA Negeri 5 Garut Bentuk Karakter Anak Melalui Pramuka

0
61

Garut, SMI.-  Sebanyak 324 Peserta didik baru MAN 5 Garut mengikuti kegiatan Pengenalan karakter siswa-siswi di Bumi perkemahan Wana Giri Kecamatan Pamulihan Kabupaten Garut. Acara ini dilaksankaan selama tiga hari, dari hari Kamis 25 Juli sampai dengan Sabtu 27 Juli 2019 dan

diisi dengan berbagai macam kegiatan serta melibatkan kakak kelasnya serta dewan pembina Pramuka sebagai pemberi materi dan pembimbing.

Mabigus Ambalan Sunan gunung Djati dan Nyimas Larasantang MA Negeri 5 Garut , Drs. H. Kusnawan. M.Pmat, dalam pemberangkatan para peserta menyampaikan beberapa materi Pengenalan karakter siswa baru, antara lain kemandirian, inisiatif, kreatif serta inovatif dalam menghadapi era Digital.

Untuk materi pendidikan karakter, pengenalan lingkungan luar sekolah, Agar terbiasa menjalankan kehidupan tidak menggantungkan pada orang lain (Orang tuanya), Budaya literasi, pengenalan kurikulum dan pengenalan kegiatan ekstrakulikuler disampaikan Mabigus.

Kegiatan ini juga dihadiri pembina Pramuka Tajudin.S.Pd, Ketua Pelaksana kegiatan perkemahan Aas Ahmad Hulasoh.S.Pd.I, Sekretaris Siti Wizda Whildiani. serta para undangan Alumni MAN yang telah berhasil membawa sekolah dibidang ekstrakulikuler Pramuka/Paskibranya, Anggota PMR dan para tenaga pendidik Madrasyah Aliyah Negeri 5 Garut.

Drs. H. Kusnawan, M.Pmat, berharap, melalui kegiatan Pembelajaran karakter tersebut, seluruh siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah, kemandirian dengan baik dan dapat memberi kenyamanan dan keamaanan bagi siswa untuk menuntun ilmu.

“Melalui karakter siswa juga kita ingin menggali minat dan bakat siswa dan mengasahnya melalui berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan sekolah,” ungkapnya

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana Kegiatan Aas Ahmad Hulasoh mengatakan“Beberapa materi kita berdayakan guru dan tenaga pendidik yang ada di sekolah yang memang memiliki kompetensi di bidangnya. Sedangkan beberapa materi lainnya, sesuai dengan petunjuk teknis, kita jalin kerja sama dengan pihak lain dalam pengenalan lingkungan luar dalam memupuk karakter siswa baru tahun ajaran 2019”.

Sementara itu Pembina Pramuka Tajudin, S.Pd menegaskan, untuk mengantisipasi pelaksanaan pembinaan karakter berjalan kondusif tanpa ada perpeloncoan, perundungan atau senioritas, pihaknya bekerjasama dengan Masyarakat wilayah Kecamatan Pamulihan. Keseluruhan panitia Pembentukan karakter diisi oleh guru dan tenaga pendidik sekolah dibantu oleh mantan Alumni MAN yang telah berhasil membawa sekolah dibidang ekstrakulikuler Pramuka.

“Kita melibatkan kakak kelas siswa baru hanya untuk membantu persiapan. ada kontak langsung antara kakak kelas dengan siswa baru. Sehingga ini bisa meminimalisir miskomunikasi kekhawatiran atas hal-hal yang tidak diinginkan, dengan Pramuka seluruh Ambalan Sunan Gunung Djati dan nyimas Larasantang ,merupakan kebersamaan dalam menjalin kerjasama yang kokoh dan berkarakter ujarnya.ketua pelaksana kegiatan” Ungkapnya.

Sedangkan pada pelaksanaannya, lanjut Tajudin  Latihan Dasar Tamu  Ambalan Sunan Gunung Djati dan nyimas Larasantang, harus mampu belajar dan bisa mandiri. bagi sekolah tidak menginstruksikan siswa membawa persyaratan yang aneh atau tidak memiliki nilai edukasi.

“Kita hanya mewajibkan mereka untuk membawa alat tulis, alat shalat dan membawa makan minum dari rumah. Tidak ada persyaratan yang aneh-aneh,” imbuhnya.

Pewarta : Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here