Lantik 89 Kades, Bupati Minta Optimalkan Pajak Daerah

0
9

Garut, SMI.- Bupati Garut Rudy Gunawan, S.H., M.H. melantik 89  Kepala Desa Secara serentak di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin (2/12).

Pilkades 2019 digelar secara serentak, pelantikan kepala desa terpilih pun dilakukan secara serentak. Sebanyak 89 kepala desa terpilih berbaris rapi, yang mengikuti pelantikan. Mereka memakai pakaian dinas harian (PDH) seragam berwarna putih.

Acara pelantikan dihadiri kepala desa terpilih, Bupati dan Wakil Bupati Garut, Sekda Garut, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Dandim 0611, Kapolres Garut, Danrem062 Garut, Denpom 11/2 Garut, para kepala SKPD, para camat, instansi vertikal, BPD, panitia Pilkades, dan para tamu undangan.

Bupati Garut membacakan teks sumpah jabatan kepada kepala desa terpilih. Selain itu, Rudy Gunawan juga menyematkan pin kepada salah satu perwakilan kepala desa terpilh dan diikuti kepala desa lainnya.

Dalam sambutannya, Rudy berharap kepada kepala desa terpilih agar bisa memajukan desanya, mengoptimalkan pajak, memanfaatkan dana desa sebaik mungkin dan menciptakan lapangan pekerjaan melalui BUMDes.

Kades yang dilantik, imbuh Rudy, bisa segera bekerja sesuai dengan program kerja yang telah disusun, juga lebih berfikir inovatif dalam mengangkat potensi desa setempat.

“Sesuai peraturan, Kepala Desa akan menjabat hingga enam tahun mendatang, untuk itu segera lakukan tugas sesuai programnya masing-masing. Saya juga minta lebih inovatif, dan angkat potensi desa. Anggaran dana desa tambah besar, baik dari DD maupun ADD, akurasi penggunaan anggaran harus sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Garut.

Rudy Gunawan mengungkapkan, pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Garut aman dan tentram. Momentum ini harus menjadi awal titik pengabdian bagi para kepala desa di wilayahnya masing-masing.

“Desa harus memiliki peran terdepan ketatanegaraan pemerintahan di Kabupaten Garut. Desa terdepan daripada kebijakan negara, sehingga kreativitas dan sumber daya manusia harus ditingkatkan untuk meningkatkan pengabdian pembangunan di Kabupaten Garut,” katanya.

Bupati Garut juga berharap setiap kepala desa dapat mengoptimalkan realisasi penerimaan Pajak. Sehingga dengan demikian dapat diterima oleh wajib pajak serta terus memberikan pembinaan kepada warga masyarakat tentang pentingnya membayar pajak PBB-P2.

“Saya mengimbau kepala desa dapat memantau penyampaian SPPT PBB-P2 tersebut. Hal itu dikarenakan pemerintah Kabupaten Garut masuk delapan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang lambat membayar pajak padahal Pemkab Garut telah menganggarkan dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada desa,” pungkas.

 

Pewarta : Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here