Koperasi Paguyuban Sejahtera e-warong Mampu Fasilitasi BPNT Bank Mandiri masyarakat Cibatu

0
93

Garut, SMInews.com.- Koperasi Paguyuban Sejahtera memiliki lokasi yang strategis dalam pengaluran fasilitas Dana bantuan sosial, diantaranya Bantuan pangan Non Tunai (BPNT) melalui bank Mandiri, BNI, di Kampung Sukarapih RT.02 RW.04, Desa Wanakerta Kecamatan Cibatu ,Kabupaten Garut, Senin(13/7).

Pembina Koperasi Paguyuban Sejahtera, H. A. Setiabudi memaparkaan, koperasi paguyuban berdiri sejak bulan oktober 2008. anggota Koperasi Paguyuban Sejahtera sudah memiliki legalitas serta pelayanan yang optimal bagi masyarakat Cibatu khususnya.

H. A. Setiabudi juga mengajak masyarakat Kecamatan Cibatu, khususnya anggota Koperasi Paguyuban Sejahtera agar dapat mengembangkan segala potensi yang bisa bermanfaat untuk kesejahteraan anggota maupun masyarakat Cibatu.

“Koperasi paguyuban sejahtera berkembang sangat signifikan. Dapat mengembangkan keanggotaan, Omzet, Aset, bahkan relokasinya sangat nyaman yang sepantasnya mendapatkan prestasi yang baik untuk koperasi paguyuban ini di era new normal “ katanya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Paguyuban Sejahtera Hj. Herlina mengatakan, Koperasi Paguyuban Sejahtera dibawah  badan hukum serta bekerja sama dengan beberapa  Bank, diantaranya Bank Mandiri yang menjalin kerja dalam penyaluran Bansos, tidak lepas dengan aturan pedum untuk masyarakat Cibatu, Bank BJB dan Bank Syariah Mandiri, serta Dibawah naungan UKM serta Dekopinda Kabupaten Garut.

Program unggulan koperasi paguyuban sejahtera diantaranya; Simpan pinjam, Tabungan Anak-anak, Tabungan Mapan (Masa Depan), Paket Lebaran, Penjualan Pulsa Telepon/ Token listrik, Penjualan Gas LPG dan penjualan Sembako/ Retail, bahkan melayani fasilitas Dana BPNT, dari bank mandiri, yang telah disalurkan sesuai dengan ketentuan protoler kesehatan.

“Koperasi Paguyuban Sejahtera yang kami miliki beserta pengurus keanggotaan dalam memperdayakan keanggotaannya. Seiring target kerja dan perjalanan operasional dalam pengaluran dana dari bank Mandiri program BPNT yang diharap, sebagai contoh kenyamanan dalam penerimaan serta ketrasparanan dalam pembagiannya” tambah Hj. Herlina.

“Tentunya semua itu menuntut keseriusan dalam pelaksanaannya, serta pembenahan penataan jarak patut ancungkan jempol, karena dapat jalinan kerjasama dan koordinasi yang baik yang dapat menjembatani antara aspirasi dengan Realisasi yang realistis, objektif dan penuh tanggung jawab sesuai dengan ketentuan, Tepat waktu, tepat jenis, tepat kualitas, serta tepat sasaran” ungkapnya.

Pewarta : Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here