Konsolidasi Pengurus DPC Garda Nusantara Sumedang

0
77

Sumedang, SMI.-

Garda Nusantara DPC Kabupaten Sumedang, berkomitmen akan membantu masyarakat Kabupaten Sumedang untuk lebih maju, dan memasyarakatkan kedisiplinan  serta membantu mengembangkan perekonomian masyarakat.

Ketua DPC Garda Nusantara Kabupaten Sumedang, Ahmad Djawarie, S.E. mengatakan “Alhamdulilah saya dikasih amanah untuk memimpin Garda Nusantara DPC Kabupaten Sumedang, insya Alloh amanah ini akan saya jaga dengan baik, dan akan dibentuk sosialisasi visi dan misi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga”.

Sebagai orang asli Sumedang, dia ingin mengembangkan Garda Nusantara Kabupaten Sumedang lebih maju, dan bergandengan tangan dengan pemerintah Kabupaten Sumedang, dengan misi untuk mamajukan pariwisata di wilayah Kabupaten Sumedang.

Untuk program kerja kedepan, Ahmad Djawarie mengatakan bahwa  akan menjalankan dengan visi dan misi dengan baik. Selain itu akan membantu masyarakat Kabupaten Sumedang untuk lebih bisa maju, lebih memasyarakatkan dalam segi kedisiplinan dan semua perekonomian itu untuk memajukan masyarakat.

Untuk keanggotaan, pihaknya akan mengambil anggota atau pengurus dari semua kecamatan atau desa desa yang ada di Kabupaten Sumedang. Sebab jika tidak diwakili oleh pengurus dari daerah atau desa tidak akan berjalan maksimal.

“Insya Alloh dalam 14 hari kerja untuk kepemimpinan kecamatan akan segera dibentuk melalui program kerja” Katanya.

Dalam perekrutan anggota Garda Nusantara tidak sembarangan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui dan tidak boleh melanggar anggarn dasar dan anggaran rumah tangga (ADART) yang sudah ditetapkan

”Yang pertama niatnya dulu niatnya itu bener – bener masuk ke garda nusantara, kita akan Tanya dulu visi dan misinya yang utama tidak boleh melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang sudah ditetapkan” jelasnya.

Selain itu, bagi anggota Garda Nusantara yang melanggar aturan, akan di berikan sanksi, berupa teguran secara lisan, kalau tetap tidak digubris akan diberikan punishment berupa surat peringatan (SP) kalau masih melanggar akan dilakukan pemecatan. **Y Rusmana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here