Komunitas CSE Gelar Halalbihalal dan HUT Ke 1 Di Gedung TBRS Semarang

0
27
Dari kiri : Ketua CSE Kota Semarang,Totok Clewer, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Semarang, Arief Tri Laksono,SH, Anggota DPRD F PDIP Kota Semarang, Dyah Ratna Hari Murti.S.Sos Foto:M. Taufik

Semarang, SMI.- 144 Seniman seniwati yang tergabung dalam komunitas Chebret Semarang Entertaint (CSE) menggelar acara Halalbihalal dan ulang tahun yang pertama dengan tagline Guyub Rukun Seduluran Sak Lawase Seniman seniwati Kota Semarang (Bersatu Damai Kekeluargaan Selamanya seniman seniwati Kota Semarang ) di Aula Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) jalan Sriwijaya No 29, Tegalsari, Kecamatan Candisari Kota Semarang, Rabu, (19/6/2019).

Komunitas CSE yang hadir pada acara tersebut terdiri dari pemain organ tunggal, penyanyi, MC, pemain gitar, pemain kendhang, pemain suling serta komunitas sound system dari berbagai lintas genre music yang berada di kota Semarang.

Mengawali acara dengan penampilan grup orkes keroncong dari komunitas waroeng keroncong pimpinan Sumarsono dengan membawakan berbagai lagu, baik lagu keroncong murni maupun lagu – lagu pop yang di bawakan dengan  nuansa keroncong yang memukau para tamu undangan yang hadir malam itu. Di lanjut dengan penampilan Grup Band Tanpa Title yang membawakan lagu – lagu koes plus yang sangat familier di telinga para hadirin .

Ketua Komunitas CSE Kota Semarang Totok Clewer dalam sambutan singkatnya mengatakan, “saya sangat banyak berterima kasih kepada rekan – rekan yang saling nyengkuyung atas terselenggaranya acara. Serta kami berharap kepada para seniman seniwati untuk saling guyub rukun dalam berteman, saling membagi rejeki dalam job apabila ada yang berlebih , terima kasih juga pada rekan – rekan yang semakin banyak bergabung dalam komunitas CSE ini. Tidak terasa bahwa kita sudah satu tahun dalam menjalin silaturahmi, berteman banyak suka duka yang kita jalani dalam menempuh perjalanan karier sebagai seorang seniman yang tergabung dalam wadah CSE ini,” pungkasnya.

Penampilan Grup Band Tanpa Title membawakan lagu lagu nge top Koes Plus, Foto : M. Taufik

Pada kesempatan yang sama, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Semarang, yang mewakili Walikota Semarang, Arief Tri Leksono,SH dalam sambutannya mengatakan,  “Kami sangat salut kepada para seniman kota Semarang masih sangat memperhatikan kegiatan halalbihalal, memberikan maaf, menerima maaf, menyampaikan kegiatan budaya yang sangat luar biasa yang adiluhung di Idul Fitri ini semoga menjadi berkah bagi kita  semua,” ucapnya.

Selaku fasilitator Arief Tri Leksono,SH  menyampaikan bahwa dari dinas kebudayaan dan pariwisata  kota Semarang, belum bisa memberikan perhatian, belum bisa menyampaikan hal – hal berkaitan dengan pernghargaan terhadap para seniman karena keterbatasan.

“Mudah – mudahan di tahun mendatang kita bisa saling mengisi dengan adanya wadah CSE,  nantinya  akan kami sampaikan ke Bapak Walikota Hendrar Prihadi,SE.MM. Kota Semarang sebagai kota yang besar kota yang berangkat dari kota metropolitan  mempunyai kegiatan yang banyak sekali. Kegiatan – kegiatan seni dan budaya dilakukan hendaknya di jadikan satu bentuk  eksistensi rekan – rekan seniman dalam mencurahkan kegiatan seni dan budaya yang akan membawa pola pola perbaikan dengan mengisi kegiatan kegiatan seni dan budaya bekerja sama dengan Pemerintah   dan seluruh warga kota Semarang”  Paparnya.

Panitia Halalbihalal yang tergabung dalam Komunitas CSE Kota semarang, Foto : M. Taufik

Arief menambahkan, beberapa kegiatan yang dilakukannya belakangan ini sudah mengarah pada perkembangan kota Semarang, yang semakin lama berada pada tataran dimana pariwisata di dalamnya ada seni dan budaya menjadi bagian yang tidak terpiahkan.

“Kami sangat mengapresiasi  dengan adanya kegiatan ini yang diselenggarakan para seniman musik khususnya di kota Semarang. Hendaknya hal ini mampu menjadi suri tauladan bahwa inilah kiprah para seniman yang ada di kota semarang,” pungkasnya,

Sebelum acara selesai diisi dengan hiburan musik dangdut yang menampilkan grup Passduth yang menyajikan beberapa lagu dangdut klasik, diantaranya  tanda cinta, mati lampu yang sangat apik, kompak serta harmonis arransemen musik nya yang dibawakan grup passduht. membuat para hadirin betah menikmatinya sampai selesai.

Turut hadir pada acara tersebut, para legenda seniman kota Semarang jujuk, suparno, jujuk eksa, budi, di lanjutkan  dengan pemberian penghargaan kepada para seniman  kota Semarang angkatan tahun 70 an atau lebih di kenal dengan legen seniman. Acara diakhiri dengan pembagian doorprice yang cukup menarik yang di sediakan oleh panitia halalbihalal komunitas CSE kota Semarang.

 

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here