Kecelakan Kerja Anak Dibawah Umur, PT. SHL Diduga Menyalahi UU Ketenagakerjaan

0
93

CIANJUR, (SMI).-

Sungguh Tragis nasib Paisal, Bocah 12 tahun siswa kelas 6 di SDN Sukamulya, diusianya yang masih belia dia harus bekerja seperti layaknya orang dewasa.

Anak dari Pasangan Dadan dan Elis warga Kp. Parungbedil RT01/03 Desa Sukamulya Kecamatan Sukaluyu Kab. Cianjur ini bekerja di PT. Sukaluyu Hijau Lestari yang bergerak dibidang peternakan sapi. Paisal bekerja tiap  sepulang sekolah, dengan upah sebesar Rp. 7.60.000/bln.

Paisal terpaksa harus kehilangan lengan sebelah kanannya dan mengalami cacat permanen, karena kecelakan kerja sewaktu dirinya menggiling pakan untuk ternak sapi, Sabtu(3/3).

Menurut keterangan salah seorang warga “N” yang berada disekitar PT. SHL, paisal langsung dibawa oleh pihak perusahaan  ke rumah sakit, memakai Truk pengangkut kotoran sapi.

Dengan adanya pekerja anak, PT. SHL diduga sudah melanggar Pasal 68 UU No. 13 tahun 2003 yang menyebutkan bahwa pengusaha dilarang mempekerjakan anak dibawah umur.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Jawa Barat menyayangkan adanya pekerja anak tersebut, apalagi sampai terjadi kecelakaan yang menyebabkan cacat permanen.

“Seharusnya pihak yang mempekerjakan anak ini tanggung jawab penuh terhadap kesembuhan dan maupun masa depan anak selanjutnya” Kata Perwakilan LPA Nurjanah.

Nurjanah menambahkan, kejadian ini bisa dilaporkan karena sudah menyalahi aturan undang – undang ketenagakerjaan.

“Jadi, Sudah mempekerjaakan anak dibawah umur dan akibatnya fatal, anak mengalami cacat permanen atau kecelakan yang membahayakan nyawa si Anak” Pungkasnya.

Ketika dimintai keterangan perihal pekerja anak dan kecelakaan kerja yang di alami paisal, pihak perusahaan tidak bisa dimintai keterangan dan terkesan tertutup. (Feys/Uyeh)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here