Kapolsek Kadipaten Amankan Pasangan LGBT

0
221

TASIKMALAYA, SMI.-

Fenomena Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) yang sedang ramai di kalangan masyarakat, kini sudah menyebar sampai ke daerah – daerah. Baru – baru ini, Kapolsek Kadipaten mengamankan pasangan lesbian di Desa Buniasih Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolsek Kadipaten AKP Erustiana langsung mengamankan pasangan tersebut setelah mendapatkan laporan dari warga.

Menurut AKP erustiana, masalah LGBT ini bukan hal baru melainkan kasus yang sudah tidak asing lagi. Pada kasus yang terjadi di Desa Buniasih memang baru terbuka saat ini. Padahal kasus tersebut sudah berlangsung hampir empat Tahun. Namun karena masyarakat sekitar tidak merasa curiga, jadi meraka aman-aman saja.

“Saat ini kami polsek Kadipaten yang langsung menangani hal ini. Tidak sampai disitu, kami pun terus melakukan pengawasan. Bahkan terus kami pantau setelah LGBT itu kami pisahkan. Jadi dia sekarang sudah berpisah tidak satu rumah” Tegasnya.

AKP Erustiana menambahkan, kebanyakan kasus LGBT itu adalah dampak dari frustasi. Apakah rumah tangganya tidak benar, atau kehidupan mereka saat menikah tidak harmonis. Sehingga timbul rasa frustasi, lalu mencari jalan pintas demi kesenangan sesaat.

Hal yang sama dikatakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kadipaten, masalah ini harus ada keterlibatan ketua RT dan Kepala wilayah. Sebab yang paling dekat dengan warga hanyalah Kepala wilayah. Jadi mereka harus memantau kegiatan masyarakatnya. Jika ada indikasi melanggar hukum, baik hukum Agama atau hukum Negara, para RT dan tokoh harus kerjasama mengatasi hal ini.

“LGBT bisa saja akan mendatangkan penyakit HIV, karena kgiatan yang dilakukanya sudah menyimpang. Kami dari Dinas kesehatan Kecamatan Kadipaten cukup prihatin dengan adanya masalah ini. Kasus ini perlu dipantau dan dibina oleh semua unsur, jangan sampai meluas dan terus berjalan”  Katanya.

Dinas Kesehatan Kecamatan Kadipaten berharap Pemerintah dan para tokoh masyarakat menjaga agar kegiatan menyimpang ini tidak terjadi lagi. Masyarakat harus waspada dan ingat akan bahaya dari LGBT.

Kepala Desa Buniasih, Engkos Bersama bersama Polsek Kadipaten bekerjasama utnuk terus memantau dan melakukan pengawasan agar LGBT ini tidak berlangsung, dan sudah memisahkan pasangan LGBT itu,  yang satu dari Kecamatan Ciawi dan yang satunya dari Kecamatan Kadipaten.

“Kasus ini baru ada laporan saat ini, padahal menurut inpormasi dia sudah empat tahun hidup serumah layaknya suami istri. Hal ini tentu pekerjaan rumah kami, yang alhamdulillah berkat bantuan dari Kapolsek  kasus ini bisa dengan cepat teratasi. Sebetulnya kasus ini tidak akan berlanjut kalau ada laporan dari warga sejak dulu. Karena kami Kepala Desa tidak bisa melihat satu persatu warga yang melakukan aktivitas, yang paling tahu hal ini tentu pengurus RT atau Kepala Wilayah”. Ujar Kades. **HS

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here