Kades Sukaratu Dede Halim : Dalam Pelaksanaan Program, Keterbukaan Kami Kedepankan

0
18

Tasikmalaya SMI.- Menanggapi beredarnya dugaan penyalahgunaan anggaran, Kepala Desa Sukaratu Dede Halim menjelaskan bahwa setiap turun Anggaran, baik Dana Desa atau Anggaran lainya, sebagai penanggung jawab tidak terlepas dari musyawarah dan mufakat dengan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Halim apa yang di perbincangkan orang – orang tertentu itu sebenarnya jauh dari fakta yang ada. Sebab pengerjaanya pun belum tuntas, masih dalam proses pengerjaan. “Jadi kalau kami di sangka menyalahgunakan anggaran itu tidak benar” Ungkapnya.

Awal mula beredarnya masalah ini terjadi saat salah seorang membuat perkumpulan yang di sebut Forum warga Desa Sukaratu. Pada waktu mendatangi Desa untuk menyampaikan terbentuknya Forum, sebagai Kepala Desa tidak bisa hadir karena ada kepentingan keluarga, dan juga tidak mengetahui akan kedatangan mereka karena tidak ada pemberitahuan secara resmi.

Halim menjelaskan kedatangan mereka diterima anggota BPD Desa Sukaratu. Katanya mereka menanyakan anggaran Dana Desa. Padahal Dana Desa sedang dalam pelaksanaan dan masih berjalan jadi belum tuntas.

“Mereka juga menanyakan tentang adanya keganjilan soal keuangan, itu kan aneh. Sebab pengerjaanya pun belum tuntas. Jadi, kalau mempertanyakan soal adanya penyelewengan itu terlalu dini. Wajar saja kalau warga menanyakan soal perealisasian Dana Desa ke mana saja dan di pakai untuk apa saja.  Kalau menanyakan adanya penyelewengan itu terlalu pagi” Katanya.

Sebagai Kepala Desa, tentu bertanggung jawab atas perealisasian anggaran Dana Desa. Sehingga sebelum turun Anggaran, pasti ada Musyawarah dulu dengan masyarakat yang disebut Musrenbang Desa. Ini kan salah satu musyawarah yang di ikuti warga masyarakat, Kepala Dusun, RT, RW dan tokoh Masyarakat setempat. Di acara itulah masyarakat berhak mengajukan program. “Jadi kalau ada yang mengatakan kami tidak terbuka, itu tidak benar” Tegasnya.

Ketua BPD yang hadir pada acara yang di gagas forum merasa kaget, karena awalnya hanya ingin menyampaikan bahwa di Desa Sukaratu sudah di bentuk perkumpulan warga yang di sebut Forum. Tapi ujung – ujungnya mempertanyakan anggaran Dana Desa.

“Kami sebagai perwakilan Desa, tentu menjelaskan secara rinci apa yang mereka pertanyakan sesuai yang kami tahu, dan sudah barang tentu kewajiban bagi kami untuk menjelaskan apa adanya, sebab untuk menjelaskan sepenuhnya tidak mungkin karena pengerjaanya pun belum selesai” Ungkapnya.

 

Pewarta : HS

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here