Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Daging Ayam dan Sapi Aman

0
3

Magetan, SMI.-

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan meggelar sidak ke sejumlah pasar untuk memastikan ketersediaan daging ayam dan daging sapi menjelang natal dan tahun baru. Kamis Pagi, sejumlah staf Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan mendatangi pasar wisata Plaosan di Kecamatan Plaosan Magetan. Didampingi anggota Kepolisian Resor Magetan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan menyusuri sejumlah kios di Pasar Plaosan yang menyediakan daging ayam dan daging sapi.

Dari pantauan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, ketersediaan daging sapi dan daging ayam di pasar Plaosan belum ada lonjakan permintaan pasar.

Pejabat Kesehatan Hewan  Kabid Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Sidik Perwito mengatakan, para pedagang mengaku lonjakan permintaan daging sapi maupun daging ayam akan terjadi 2 atu 3 hari menjelang natal dan tahun baru.

“Pedagang masih menyembelih satu ekor sapi setiap hari, lonjakan permintaan daging sapi terjadi kalau dekat natal atau tahun baru. Biasanya pedagang daging sapi akan menyembelih dua atau 3 ekor sapi dari hari biasanya” ujarnya Kamis (20/12/2018).

Dari hasil sidak di Pasar Plaosan, Sidik mengatakan jika harga daging sapi tidak mengalami kenaikan, dimana 1 kilo daging sapi harganya tetap  Rp. 120.000. Kenaikan harga  justru terjadi  pada harga daging ayam, dimana harga daging ayam 1 kilo biasanya Rp 32.000, menjelang natal dan tahun baru naik menjadi Rp 34.000.

“Harga relatip stabil untuk daging sapi dimana satu kilo harganya masih Rp 120.000. Kenaikan justru terjadi pada harga daging ayam. Saat ini harga daging ayam mencapai Rp 34.000 dari sebelumnya Rp 32.000,” imbuhnya.

Selain memantau ketersediaan  dan harga daging ayam  maupun daging daging sapi di pasar Plaosan, tim sidak juga mengmabil sejumlah sample daging ayam dan daging sapi serta sejumah olahan  dari daging dan ikan untuk dilakukan uji laboratorium. Hal ini  untuk memastikan layak tidaknya daging ikan dan aya tersebut dikonsumsi warga.

Sidak oleh Dinas Peternakan dan Perikanan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kepastian masyaralat Magetan mendapatkan daging yang sehat dan segar untuk dikonsumsi saat perayaan natal dan tahun baru 2019.

”Kita mau memastikan bahwa tidak ada lagi daging sapi gelonggongan, atau daging ayam tiren, atau ikan yang mengandung bahan pengawet beredar dipasaran,” pungkas Sidik. **Goes/Ton

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here