Jelang Natal dan Tahun Baru, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Sidak Tempat Pemotongan Hewan

0
4

Magetan, SMI.-

Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, Dinas Peternakan Kabupaten Magetan Jawa Timur menggelar sidak ke sejumlah  tempat pemotongan hewan (TPH) yang dikelola oleh warga pada Selasa, (18/12) dini hari.

Kabid Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Sidik Perwito mengatakan, sidak dilakukan untuk meminimalisir kecurangan pedagang dan memastikan standar operasi yang diterapkan TPH jelang natal dan tahun baru 2019.

“Menjelang natal dan tahun baru permintaan daging pasti tinggi, biasanya pedagang ada yang curang. Kita mau memastikan jangan sampai ada daging gelonggong atau sapi betina usia produktif disembelih” ujarnya, Selasa (18/12/2018).

Sidik menambahkan, dari hasil sidak dipastikan belasan TPH di Magetan tidak menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai dengan aturan yang berlaku saat memotong hewan, seperti daging diletakkan dilantai dan tidak adanya pemeriksaan hewan ternak oleh dokter hewan. Bahkan beberapa TPH   ada yang membuang limbah kotoran ke saluran air yang masih dimanfaatkan warga.

“Dari higienitas kurang karena daging diletakkan di lantai, limbah juga  dibuang di saluran air yang dimanfaatkan warga,” imbuhnya.

Kabupaten Magetan sendiri saat telah memiliki Rumah  Pemotongan Hewan RPH  yang peralatan dan SDM nya telah sesuai dengan aturan yang berlaku. SDM RPH Kabupaten Magetan juga telah dibekali kemampuan dalam sehari mampu menyembelih 40 ekor sapi dengan kualitas daging yang telah melalui pemeriksaan dokter.

“Keberadaan dokter hewan ini juga untuk memeriksa jika ada daging yang tidak layak konsumsi, seperti hati sapi biasanya ada cacing dipastikan tidak akan beredar di masyarakat,” ucapnya.

Terkait keberadaan tempat pemotongan hewan, pemerintah daerah telah memberikan sosialisasi untuk memanfaatkan RPH yang ada. Dari 18 TPH di Magetan, baru 3 yang sekarang memanfaatkan RPH untuk menyembelih hewan milik mereka.

“Kita akan melayangkan surat teguran kepada TPH yang masih melakukan penyembelihan hewan, untuk memanfaatkan RPH” pungkas Sidik. **Goes/Ton

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here