Inovasi Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas, Aby Raih Omset Ratusan Juta Rupiah

0
9
Foto: Humas Kab. Bandung

Soreang, SMI.- Muhammad Aby Saut Marpaung atau yang akrab disapa Aby, Ketua Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Desa jatisari Kecamatan Cangkuang Kab. Bandung dengan kreativitasnya berhasil membuat kompor berbahan bakar kombinasi oli bekas dan air.

Awalnya, Aby mencari bahan bakar alternative selain gas. Kemudian terlintas dalam pikirinya untuk menggunakna oli bekas. Selain mudah didapat, oli bekas ini menjadi limbah yang dapat mencemari lingkungan.

Setelah mendapatkan ide oli bekas, Aby melakukan riset mulai dari pembuatan, fungsi hingga keamanannya. Hingga Di tahun 2018 kompor berbahan bakar oli bekas diproduksi dan dipasarkan.

“Kompornya sendiri berbahan dasar stainles. Selain kompor, di bengkel ini juga kami buat incinerator, oven dan alat roasting kopi. Selain pengusaha katering, sudah ada pandai besi dan pengrajin kaca yang menggunakan alat ini. Selain di Kabupaten Bandung, kami pasarkan ke kabupaten lainnya di Jawa Barat dan juga ke Kota Solo,” tutur Aby.

Penggunaan bahan bakar Kompor ini dengan 1 liter oli berbanding 2 liter air, dan dengan api maksimal dapat menyala kurang lebih sampai 1 jam.  Juga alat buatanya ini, 100 persen tanta polusi asap.

Dengan keberhasilanya ini,  Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah merangkul Aby untuk memproduksi kompor buatanya secara masal.

Dengan kompor berbahan bakar oli bekas ini, Aby mengaku omzetnya mencapai ratusan juta rupiah. “Perkembangan satu tahun ini luar biasa. Awal saya memproduksi, omsetnya kisaran 50 jutaan. Tahun ini, setelah bergabung dengan BUMDes, meningkat hingga ratusan juta rupiah” Ungkap Aby.

dengan inovasinya ini, Aby meraih juara II Teknologi Tepat Guna (TTG) di Bengkulu thaun 2019, dan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Melalui Kementerian Desa (Kemendes) mengundangnya untuk mengikuti pameran dan ekspos tingkat Asia Tenggara. (*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here