Idul Adha 1440 H, SMA Negeri 4 Semarang Qurban 3 Sapi dan 9 Kambing

0
39
Kepala SMAN 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd usai menyerahkan Hewan Kurban Sapi kepada Ketua Panitia Ainnur Rofiq,S.Ag di lapangan Bola Foto : M. Taufik

Semarang, SMI.- Menyambut Hari Raya Idul Adha 1440 H, selain melakukan penyembelihan hewan qurban, SMA Negeri 4 Semarang juga menggelar berbagai macam kegiatan, seperti perlombaan memasak dan photografi, serta pentas seni berupa penampilan musik yang dibawakan peserta didik SMA Negeri 4 Semarang, Senin (12/8/19).

Pada Hari Raya Idul Adha, Minggu (11/8/19) pihak sekolah juga menggelar sholat idul adha di lapangan basket sekolah bertindak sebagai Imam dan Khotib Purwanto,S.Ag.

Dalam kegiatan yang bertema Berkurban Mendekatkan Diri kepada Rabb Pemilik Alam Mengasah Empati Pada Lingkungan. SMA Negeri 4 Semarang telah berhasil mewujudkan 3 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Secara simbolik, penyerahan hewan qurban diserahkan Kepala SMA Negeri 4 Semarang Dra. Wiji Eny Ngudi rahayu, M.Pd kepada Ainnur Rofiq,S.Ag selaku Ketua Panitia Idul Adha 1440 H.

Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu, M.Pd, merasa bahagia karena seluruh peserta didiknya berkumpul dalam kegiatan Idul Adha. Menurut Eny, Kegiatan ini sudah tahun yang ketiga yaitu ada pembelajaran out class, dimana kegiatan ini untuk menumbuhkan pendidikan karakter yaitu karakter peduli, dan peduli kerja sama antar siswa SMA Negeri 4 Semarang.

“Saya ucapkan terima kasih juga kepada Kementerian Agama Kota Semarang, yang di wakili serta di hadiri oleh Drs. Abdul Ghofur, M.Si yang telah menyaksikan secara langsung kegiatan ini, yang diawali dengan takbir keliling.  Alhamdulillah di SMA Negeri 4 kegiatan takbir keliling ini di ikuti pula oleh ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Ini barangkali yang berbeda dengan sekolah lain ,” ucapnya.

Eny mengajak kepada seluruh peserta didik agar kegiatan ini ke depannya semakin semarak, dan semakin meningkat sesuai dengan temanya Berkurban Mendekatkan Diri Kepada Rabb Pemilik Alam Mengasah Empati Pada Lingkungan.

“Disamping itu, juga meneladani ketaqwaan Nabi Ibrahim dan Ismail yaitu tentang perintah  untuk menyembelih anaknya. Untuk menyembelih anaknya saja Nabi Ibrahim begitu tulus dan ikhlas,” pungkasnya.

Bapak Ibu Guru SMAN 4 usai melaksanakan Sholat Idul adha 1440 H. Foto : M. Taufik

 

Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Agama Kota Semarang, Drs. Abdul Ghofur,M.Si mengatakan, “Kami mewakili dari kantor Kementerian agama Kota Semarang memberikan apriseasi yang sangat luar biasa kepada Ibu Kepala SMA Negeri 4 Semarang, dimana putra putrinya sangat kreatif dalam berkreasi mengisi kegiatan Idul Adha ini. Mudah – mudahan kedepannya kegiatan ini bisa dilestarikan karena sungguh sangat bermanfaat, yang pertama anak- anak akan kenal akan pentingnya kerja sama, yang kedua anak anak Inshaa Allah akan menghormati antar sesamanya, kemudian yang ke tiga dengan momentum Idul Adha ini mudah mudahan anak anak semakin hormat kepada para gurunya”.

Ghofur menambahkan, sejarah kenapa Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya yang bernama Ismail, ketika itu ada demoktratis di keluarga yang luar biasa sekali saat itu, bukan serta merta Nabi Ibrahim di perintah Allah lantas melaksanakan perintah itu untuk menyembelih anaknya. Tetapi di musyawarahkan dulu di keluarga itu, dan akhirnya di keluarga itu ditanya istrinya siti hajjar dan ditanyakan pula kepada anaknya Ismail dan bahkan di tuangkan dalam alquran

“Bagaimana pendapatmu anakku, saya diberi wahyu oleh Allah untuk menyembelih kamu ? maka jawaban Ismail saat itu, Kerjakanlahwahai Ayahku kalau itu perintah Allah dan mudah mudahan engkau akan dapati aku termasuk orang orang yang sabar,” demikian papar Ghofur.

Pewarta :  M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here