Heri Amalindo Buka Kejurda Road Race Championship Seri I Bupati PALI Cup 2018

0
10

PALI, (SMI).-

Road Race Championship Seri 1 Bupati PALI Cup tahun 2018 resmi dibuka di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tepatnya disirkuit Gelora 10 November Komplek Pertamina Pendopo, Minggu (11/03/2018).

Dalam rangka memperingati dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati depinitif, ajang perlombaan balap motor tersebut dibuka langsung oleh Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir. H. Heri Amalindo, M.M.

Road race yang merupakan ajang Kejurda Seri 1 IMI Sumsel tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD PALI Darmadi Suhaimi, Ketua Komisi I Irwan, S.T. dan sejumlah kepala OPD serta FKPD dilingkungan Pemkab PALI.

Sebelum membuka Kejurda tersebut Bupati berpesan, “Silahkan pacu kemampuan kalian, bersainglah secara sehat, tapi jaga sportivitas jangan saling mencelakai. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten PALI meminta  maaf apabila dari saudar-saudara luar daerah PALI yang kurang berkenan dalam penyambutan kami, karena pada ajang ini ada peserta juga dari luar provinsi tetangga seperti Bengkulu dan Jambi juga dari kabupaten tetangga yang ikut berlaga,” .

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Junaidi mengatakan, bahwa diselenggarakannya kegiatan ini, selain untuk merayakan dua tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Depenitif juga bertujuan untuk membina serta memberikan wadah untuk genersi muda dalam menyalurkan hobby dan bakatnya di bidang otomotif dan di harapkan dapat menumbuhkan pembalap-pembalap muda berprestasi serta untuk melatih disiplin para generasi muda lokal, sekaligus memperkenalkan Bumi Serepat Serasan yang merupakan Daerah Otonomi Baru (DOB) di kalangan masyarakat luar melalui event seperti ini.

“Event seperti ini merupakan salah satu upaya kita untuk memperkenalkan Kabupaten PALI kepada masyarakat luar, karena ini merupakan kabupaten yang baru terbentuk. Dengan adanya event ini sedikit demi sedikit Daerah Otonomi Baru ( DOB)  ini bisa dikenal masyarakat luas”, ungkapnya.

Dijelaskannya, selain hiburan untuk rakyat para pedagangpun dapat menjajakan dagangannya.

Tambahnya dengan adanya event seperti ini tentu para pedagangpun dapat meraup keuntungan yang lebih ketimbang hari-hari biasa, dan secara tidak langsung ekonomi kerakyatan dapat terwujudkan. (ADV HUMAS/Sabran)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here