Guru dan Orangtua Siswa Keluhkan Pembelajaran Daring

0
51

Kuningan, SMInews.com Meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia, membuat pemerintah kembali membuat kebijakan pembatasan sosial. Salah satu yang terkena dampak yang cukup besar adalah dunia pendidikan yang baru seminggu melaksanakan simulais KBM, harus kembali melaksanakan pembelajaran secara daring.

Pembelajaran secara daring ini mendapatkan pro dan kontra dari berbagai elemen masyarakat. Banyak orang tua siswa dan guru yang mengeluhkan dengan adanya pembelajaran daring ini.

Salah satu sekolah yang mengeluhkan dengan adanya pembelajaran daring ini adalah SMPN 2 Lebakwangi.

Kepala SMPN 2 Lebakwangi, Sa’roni, M.Pd.I. mengatakan bahwa selama pembelajaran daring, dirinya mendapat banyak keluhan dari orang tua siswa, karena harus mendampingi anak-anaknya belajar.

Selain itu, para guru juga sama mengaku jenuh dengan pembelajaran daring ini,datang ke sekolah cuma bisa seperti ini duduk-duduk dan mengirim soal-soal kepada ketua grup siswa.

“Ya, kami hanya mengikuti aturan pemerintah saja, karena kalau tidak mengikuti aturan nanti pihak sekolah yang disalahkan oleh pemerintah” tutur Kepsek kepada sminews.com.

Pewarta : Heryanto

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here