Genjot Perekonomian Pelaku Kepariwisataan di Masa Pandemi Covid-19, Disparbud Magetan Gelar Strategi Dan Pelatihan Prokes

0
185

Magetan,SMInews.com Bertempat di Randugede Hidden Paradise di Desa Randugede Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan, Pemerintah Daerah melalui Dinas pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, genjot strategi pemulihan perekonomian pelaku wisata dengan pelatihan penerapan protokol Kesehatan, Selasa (17/11/2020).

Penyebaran Covid-19 yang meluas hampir diseluruh Daerah-daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Magetan sendiri. Dalam hal ini kebijakan Pemerintah Daerah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran penularan Covid -19 salah satunya dengan pembatasan dan menutup sementara di hampir semua kegiatan perekonomian masyarakat, Demikian pula dengan aktivitas jasa usaha di sektor kepariwisataan. .

Disadari dengan sepenuhnya bahwa pandemi covid-19 akan diprediksi dalam waktu yang tidak menentu, untuk itu dari Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan genjot strategi-strategi untuk memulihkan perekonomian masyarakat termasuk pelaku wisata  yang ada di Kabupaten Magetan.

Dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan mengajak semua pelaku wisata untuk mengikuti pelatihan panduan penerapan Protokol Kesehatan di bidang kepariwisataan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan, Joko Trihono,S.Sos., M.Si menuturkan bahwa dalam rangka memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal ini perlu di susun pedoman protokol kesehatan khususnya pada sektor usaha kepariwisataan.

“Dalam memasuki tatanan kehidupan atau new normal ini, kami dari Pemerintah perlu melakukan susunan pedoman protokol kesehatan khususbya pada sektor usaha kepariwisataan, hal ini untuk menjamin agar masyarakat dan pelaku usaha tetap bisa produktif dan aman di tengah pandemi covid-19” jelasnya.

“Maksud dan tujuan panduan prokes ini dilakukan untuk menjadikan pedoman umum dan kewajiban untuk taat protokol kesehatan bagi para pelaku usaha serta jasa kepariwisataan, bagi pengelola usaha jasa pariwisata,bagi pekerja wisata,serta bagi para pengunjung” imbuhnya.

Dalam pelatihan kali ini juga di dukung dari berbagai narasumber serta berbagai pihak, yang diantaranya BPBD, Dinkes, serta pihak assesment. Dengan hal ini dari Pemerintah Kabupaten Magetan berharap bisa memulihkan perekonomian bagi para pelaku usaha serta bisa menekan penyebaran covid-19 dan juga tidak adanya cluster baru berikutnya.

Pewarta : Gun

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here