Festival Culture Universal 2018 Terbuka

0
11

Sumedang, SMI.-

Karena memiliki keanekaragaman budaya dan banyak melahirkan tokoh – tokoh seniman dan budayawan, Kabupaten Sumedang di kenal sebagai puseur budaya di Jawa Barat. Para seniman di Sumedang terus berupaya melestarikan dan megembangkan kesenian dan budaya yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumedang.

Untuk melestarikan Kesenian dan kebudayaan, para seniman dan Budayawan yang tergabung dalam Persatuan Penyanyi  Dangdut dan Pop Sunda (PPDPS) Sumedang, menggelar Festival Culture Universal 2018 Terbuka di Graha Insun Medal (GIM) Sumedang, Senin (31/12/18).

Pada gelaran Festival Culture Universal  yang ke-18 ini, dilaksanakan lomba Lomba Vocal, Dancer, Modeling dan Fotogenic. Selain diikuti Peserta dari Kabupaten Sumedang, festival ini diikuti peserta dari beberapa wilayah seperti Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu.

Menurut Ketua PPDPS Sumedang, Wawan Setiawan, S.Sn, festival ini rutin dilakukan setahun sekali “Acara Festival Culture Universal 2018 Terbuka yang biasanya sekabupaten Sumedang, Sekarang terbuka ada dari Cirebon, Kuningan, Majalengka dan Indramayu yang masuk, terutama untuk pestival dancer model dan photogenic, Mayoritas nyanyi dari Kabupaten Sumedang” Paparnya.

Peserta yang menjadi juara atau mendapat nominasi pada festival akan direkomendasikan untuk mengikuti gebyar dangdut di TVRI Jawa Barat. “Bagi yang menjadi juara atau masuk nominasi Inysa Alloh akan direkomendasikan ke TVRI Jawa Barat , karena TVRI Jawa Barat mengadakan audisi Gebyar dangdut selama satu bulan yang nanti insya alloh ke level nasional” Tambah Wawan.

Meskipun festival ini sudah diadakan sejak tahun 2000 dan rutin dilaksanakan setiap tahun, tapi belum ada perhatian khusus dari pemerintah Kabupaten Sumedang. Wawan berharap kepada pemerintah daerah Sumedang Khususnya Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) agar memberi perhatian lebih terhadap Kesenian yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Kepada pemerintah ada perhatian dan kepedulian terhadap seni, baik seni tradisional maupun modern sehingga nama pemerintah daerah lebih baik lagi kalau didukung baik moril maupun materil apalagi kalau mau terjun langsung dari pihak Disbudparpora”Harapnya. **Y Rusmana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here