Empat Bulan Mangkrak, Kepala SMPN 1 Leuwigoong Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Benahi Kualitas Pendidikan

0
35

Garut, SMI.- 

Ruang konseling dan tempat ibadah Guru SMPN 1 Leuwigoong Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut  yang terbakar bulan Mei lalu akhirnya mangkrak. Hal ini disebabkan karena belum adanya bantuan dari pemerintah untuk rehabilitasi bangunan tersebut.

Padahal, ketika kebakaran Wakil Bupati dan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut melihat langsung kondisi bangunan yang terbakar.

Jaenudin Salah seorang pemerhati pendidikan di Kabupaten Garut, menduduga adanya pembiaran, sehingga rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah mangkrak.

Kepala SMPN 1 Leuwigoong, Drs. H. Nugraha, M.M.Pd, berharap Dinas terkait dapat menelusuri penyebab mangkraknya rehabilitasi pembangunan sekolah.

“Seharusnya pemerintah hadir, namun kenyataan mereka masih belum menindaklanjutinya. Terutama untuk menyelesaikan pembangunan disekolah yang terkena Musibah Kebakaran tersebut” ungkapnya.

Dia mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak. Apalagi kebutuhan sarana ruang konseling merupakan sarana vital dalam membentuk karakter siswa, terutama untuk aktivitas penunjang  Konsentrasi Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM). Selain itu, juga bisa mengancam keselamatan jiwa para pelajar. Bila tidak hati-hati, ruangan yang belum tersentuh rehabilitasi itu bisa melukai pelajar.

“Mudah – mudahan, secepatnya ada kejelasan terkait terbengkalainya rehabilitasi  pembangunan ruang bekas kebakaran” Ungkapnya.

 

Pewarta :  Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here