Dua Pos Baru di Jalur Rawan Kecelakaan dan Kejahatan

0
10

Sumedang, SMI.- Banyaknya laporan tindak kekerasan dan pemalakan kepada supir angkutan barang yang melalui wilayah Sumedang. Kepala KKU Angkutan barang Kabupaten Sumedang Doni Hermawan menginginkan agar ada penambahan Pos Pelayanan KKU di beberapa titik rawan.

“Insya Alloh kalau kedepan kami dapat dukungan dari pihak keamanan, organda beserta dishub. Dari arus bawah kami sudah meminta penambahan pos pelayanan” ungkap Doni Hermawan.

Doni menyebutkan bahwa para supir angkutan sering mengeluh apabila mengalami kerusakan mesin atau musibah di jalur Ciherang sampai Tanjungsari karena tidak ada yang bantu. Apalagi di jalur tersebut rawan kejahatan dan kecelakaan.

“Mereka itu kadang – kadang kalau mengalami kerusakan mesin atau musibah merasa tidak ada yang bantu kalau di jalur Ciherang – Tanjungsari karena kita kekurangan anggota. Padahal daerah rawan pemalakan, kecelakaan dan kejahatan” Paparnya.

Menurut Doni Hermawan laporan yang masuk ke pihak KKU, dalam satu hari bisa mencapai 20 laporan tindak kekerasan dan kejahatan kepada supir angkutan terutama pemalakan.

“Untuk bantuan mobil derek, harapan saya sangat besar kepada pemkab Sumedang, karena penghasilan dijalan itu sangat besar menyumbang ke pendapatan daerah. Jadi mohon aparat pemerintah setempat lebih memperhatikan kami – kami ini yang ada di jalan dari segi keamanan, pelayanan” tambahnya.

Keinginan semua pengurus KKU Angkutan barang Sumedang, ingin menambah pos dua titik, yaitu di Tanjugsari dan Tomo yang rawan kecelakaan.

Pewarta : Y. Rusmana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here