Dr.H. Endar Susilo, S.H., M.H. : Waspadai Kejahatan Terhadap Anak di Sekitar Kita

0
15
Para Pembicara dalam acara Deklarasi dan Pelantikan di Aula Sekda Salatiga . Foto : M. Taufik

Semarang, SMI.- Sekjen Sekber Pers Insan Pers Jawa Tengah (IPJT), Mochmmad Safik melantik Sekber Pers IPJT Badan Pengurus Kab/ Kota Sragen, Sukoharjo, Semarang serta Kota Salatiga, di Pendopo Sekda Kota Salatiga, Jalan Letjend. Sukowati No 51, Kalicacing, Sidomukti, Kota Salatiga, Sabtu (19/10/2019).

Hadir pada acara pelantikan serta deklarasi, Pengurus Sekber Pers IPJT Provinsi Jawa Tengah serta perwakilan pengurus KSB Sekber Pers IPJT Kabupaten/ Kota se-Jateng, perwakilan Forkompinda Kota Salatiga, perwakilan Pejabat pejabat Forkompinda Kabupaten Semarang, Boyolali serta para tamu undangan lainnya.

Usai acara pelantikan, dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dan sertifikat penghargaan kepada tamu kehormatan serta KSB Kab/kota se- jateng yang hadir.

Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPA) Prov, Jateng, Dr. H. Endar Susilo,SH.MH mengatakan bahwa masyarakat harus selalu waspada karena pelaku kejahatan terhadap anak kebanyakan adalah orang orang yang dekat dengan kehidupan sehari hari anak. Bisa dari orang tua sendiri, keluarga terdekatnya, guru kelas, ustad/ guru ngaji dan orang terdekat lain sepeeti teman bermain, teman sekolah dan lainnya.

“Oleh karena itu, kita harus selalu waspada , mengawasi dan memperhatikan perkembangan anak – anak kita maupun anak yang berada di lingkungan kita masing – masing atau umumnya pada kehidupan masyarakat secara luas, mengingat bahwa anak adalah masa depan kita dan masa depan bagsa Indonesia. Tindakan pencegahan agar tidak terjadi kejahatan pada anak akan jauh lebih baik,” paparnya saat menjadi narasumber pada penyuluhan hukum terkait Undang – Undang Perlindungan Anak dan Undang – Undang tentang Pers usai Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Sekber Pers IPJT Badan Pengurus Kabupaten/ Kota, tiga Kabupaten (Sragen, Sukoharjo, Semarang) dan Kota Salatiga, di Aula Pendopo Sekda Kota Salatiga.

Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPA) Prov. Jateng. Dr.H. Endar Susilo,SH.MH (tengah )

Endar memberikan contoh bahwa zaman dulu, zaman kerajaan seorang putra raja atau pangeran kebanyakan nantinya akan menggantikan ayahnya menjadi raja berikutnya. Maka, seorang pangeran yang menjadi raja tersebut tidak akan kesulitan memimpin kerajaan karena semenjak kecil sudah hidup di lingkungan kerajaan dan secara tidak langsung meniru apa yang dilakukan oleh raja yaitu ayahnya. Ini secara umum mengandung makna apabila kita semua berharap kedepan menggunakan etika dan moral anak bangsa yang baik maka mulai sekarang

“Dari banyak penelitian menyimpulkan, bahwa anak yang setiap harinya melihat kekerasan atau kejahatan lainnya atau bahkan menjadi korban kejahatan, maka kemungkinan besar setelah dewasa dia juga akan menjadi pelaku kejahatan pula,” papar Endar.

Secara singkat, Endar menjelaskan poin – poin dalam Undang Undang No 23 tahun 2002 yang sudah diperbaharui dengan Undang Undang No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Lalu dilanjut dengan menjelaskan Undang Undang No 11 Tahun 2012 tentang Sistim Peradilan Pidana Anak (SPPA), dimana Undang – Undang tersebut mengatur tata cara menangani anak yang bermasalah dengan hukum, baik anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban tindak pidana.

“Ada tata cara khusus yang harus dibedakan dalam penanganan terhadap anak  dengan penanganan tindak pidana orang dewasa,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Sekber Pers IPJT Prov Jateng, Mochammad Safik menjelaskan “Deklarasi dan Pelantikan Pengurus IPJT di tingkat Kab/Kota dan penyuluhan hukum akan di selenggarakan lagi di beberapa kab/kota, dalam waktu dekat kami akan mengadakan Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Skber Pers IPJT kab Grobogan, Jepara dan kabupaten lainnya se-Jateng”.

Pewarta : M Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here