DPMD Garut Perkuat Managemen dan kemampuan kelembagaan BUMDes

0
25

Garut, SMI.- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut menggelar bimbingan teknis (bimtek) Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) di Ruang Rapat Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Rabu (17/7).

Kegiatan ini dihadiri Kabid Pemberdayaan Ekonomi masyarakat Desa, Camat Sukawening U. Haerudin S.Sos., M.Si, Kepala Desa, serta kepengurusan BUMdesa, Masing-masing setiap kecamatan mengirimkan tiap Desanya 3 (tiga) orang KPM.

Selama kegiatan, mereka mendapatkan materi tentang pemberdayaan masyarakat melalui KPM oleh Dedi, SH.MP dari DPMD kabupaten Garut, Kabid Pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan kapasitas KPM dalam peran pemberdayaan masyarakat  Kabupaten Garut  dan desa membangun oleh KPM Desanya di Kecamatan Sukawening Garut.

Kabid Pendampingan pemberdayaan ekonomi masyarakat DPMD Kabupaten Garut Dedi mengungkapkan Penguatan managemen dan kemampuan Lembaga ini bertujuan agar Pemberdayaan Masyarakat Desa bisa memfasilitasi dan membantu pemerintah bersama lembaga kemasyarakatan desa dalam pengelolaan pembangunan desa. Serta bisa memfasilitasi, mengidentifikasi program pembangunan yang ada di desa dalam pengelolaan BUMDes.

“Harapannya ke depan KPM melalui (kepala Desa) bisa ikut memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang ada di desa. Termasuk program pemberdayaan yang ada di desa mulai dari pemerintahan, pembangunan, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,” harapnya.

Sementara, Kabid  DPMD Kabupaten Garut Dedi SH.MP mengatakan KPM adalah anggota masyarakat desa  yang memiliki pengetahuan, kemauan dan kemampuan untuk menggerakkan masyarakat, berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan partisipatif.

“KPM berperan untuk mempercepat perubahan, perantara, pendidik, perencana, advokasi, aktifis dan pelaksana teknis. Fungsi KPM menjadi wahana komunikasi, konsultasi dan koordinasi dalam pemberdayaan masyarakat, mewadahi KPM dalam pembinaan pengembangan diri serta memotivasi dan mengembangkan peranan KPM,” katanya.

Menurut Camat Sukawening U.Haerudin, S.Sos., M.Si, yang memiliki tugas untuk menggerakkan, memotivasi Kepala desa dan masyarakat, membantu masyarakat dalam mengidentifikasi masalahnya, membantu masyarakat mengembangkan kapasitas, mendorong dan meyakinkan para pembuat keputusan serta melakukan pertemuan/musyawarah.

“Kegiatan pemberdayaan Masyarakat Desa sebagai solusi bagi masyarakat yang sedang menghadapi masalah perekonomian. Sebagai pioner (percontohan) agar lokasi kegiatan usaha produktif dapat dijadikan sarana pendidikan dan pelatihan, bahkan sebagai sarana penelitian masyarakat lainnya dalam upaya mengembangkan usahanya, sehingga diharapkan akan terbentuk pelaku-pelaku usaha produktif yang baru,” jelasnya.

U. Haerudin menambahkan, PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) yang ada di desa diharapkan bisa bangkit kembali untuk memfasilitasi semua kegiatan yang ada di desa. Salah satunya dengan berpartisipasi dalam pemanfaatan potensi lokal dan nanti bisa bekerja sama dengan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).

“KPM bisa membantu desa dalam penyusunan RPJMDes dan APBDes. Tetapi hingga saat ini tidak semua KPM yang mampu melakukan hal tersebut. Mudah-mudahan dengan bimtek ini PMD bisa kembali menjalankan fungsinya bersinergi dengan pemerintah desa,” ungkapnya.

 

Pewarta : Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here