Ditengah Pandemi Covid-19 SMAN 4 Semarang Salurkan Zakat Fitrah

0
16

Semarang SMI.news.com Zakat fitrah adalah sejumlah bahan makanan pokok yang dikeluarkan pada bulan ramadhan oleh setiap orang muslim bagi dirinya dan bagi yang ditanggungnya yang memiliki kelebihan makanan pokok untuk sehari hari pada hari raya Idul Fitri.

Zakat fitrah adalah salah satu ibadah wajib bagi seluruh pemeluk islam, baik laki laki maupun perempuan, besar atau kecil tua ataupun muda. Zakat ini disyariatkan pada tahun ke 2 Hijriyah agar setiap muslim kembali kepada keadaan fitrah dan suci.

Membayar zakat fitrah menjadi satu rukun islam yang keempat dan zakat fitrah hukumnya wajib bagi yang mampu.

Guna melaksanakan rukun Islam keempat ditengah pandemi covid 19, dimana seluruh sekolah kembali diperpanjang masa belajarnya dikarenakan penyebaran covid-19 yang belum menunjukan angka penurunan. SMA Negeri 4 Semarang yang beralamat di jalan Karangrejo raya 12A, Srondol Wetan Kec. Banyumanik Kota Semarang, menerima serta menyalurkan zakat fitrah, Rabu (20/5/2020).

Diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Wiji Eny Ngudi Rahayu,M.Pd lalu dilanjutkan dengan pembacaan doa yang di pimpin oleh Ustad Ainur Rofiq,S.Ag yang didampingi Ustad Salik,S.PdI serta Ustadzah Badroh Rifatin, S.Ag.

Usai doa dilanjut dengan pembagian zakat fitrah secara simbolik yang di serahkan dari Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Dra. Eny Ngudi Rahayu M.Pd kepada Maheswari kelas X ipa 2 dan Pradnya siswi kelas XI ips 2 SMA Negeri 4 Semarang, perwakilan dari luar salah satu tukang sampah. Pembagian zakat fitrah merupakan kegiatan kerohanian rutin setiap tahunnya di bulan ramadhan yang di selenggarakan Keluarga Besar SMA Negeri 4 Semarang bekerja sama dengan Rohis OSIS, namun untuk kali ini sedikit berbeda akibat penyebaran virus corona.

Salik Sabilillah,S.PdI salah satu guru agama islam sekaligus panitia zakat, infaq, shodaqoh SMA Negeri 4 Semarang mengungkapkan, “Kami sangat bersyukur alhamdulillah bahwa yang telah menyalurkan  zakat (muzakki) sejumlah 250 orang, yang terdiri dari peserta didik dan bapak ibu guru meskipun berada di tengah pandemi covid-19 kesadaran dalam mengeluarkan zakat tidak menyurutkan untuk saling peduli dan berbagi terbukti zakat terkumpul Rp.7,7 juta dan infak, sedekah mencapai Rp. 3 jutaan”.

Menurut Salik, jumlah mustahiq (penerima zakat) yang di berikan sejumlah 140 kantong plastik, yang dibagikan kepada peserta didik kurang mampu, PTT, dan masyarakat sekitar yang sesuai dengan kriteria 8 asnaf (golongan) yang berhak menerima zakat.

Salik menambahkan, setiap mustahiq mendapatkan kantong beras dengan berat 5 kg dan juga zakat fitrah disalurkan kebeberapa Panti Asuhan yang ada disekitar lingkungan SMA Negeri 4 Semarang, pembagian zakat fitrah dimulai pukul 08.30 – 13.00 WIB.

Pewarta : M.Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here