Diduga Gelapkan Dana RTLH, Kades Dijebloskan Penjara

0
140

Rembang, SMI.- Kepala Desa Sambong Kecamatan Sedan periode 2013-2019, Kunardi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang, Selasa (3/12) kemarin. Kunardi ditahan atas dugaan kasus korupsi dana rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2018.

Kunardi ditahan seusai menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik Kejari, tanpa didampingi kuasa hukum. Kejari, sekarang tersangka dititipkan di Rutan Kelas IIB Rembang, selama proses penyidikan berlangsung.

Kepala Kejari Rembang melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Rinanto Haribuwono menyatakan, tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan modus operandi menguasai anggaran dari bendahara, untuk bedah rumah RTLH pada 2018.

Anggaran sebesar Rp 130 juta yang semestinya untuk rehabilitasi RTLH tahun 2018 itu tidak direalisasikan hingga melewati tahun anggaran. Kejari yang menerima informasi tersebut selanjutnya melakukan penyelidikan dan menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi.

Ia menyebutkan, sebenarnya anggaran sebesar Rp 130 juta akan digunakan untuk rehabilitasi 13 RTLH milik warga Sambong. Setiap rumah mendapatkan jatah untuk rehabilitasi sebesar Rp 10 juta. Namun hingga berakhirnya tahun anggaran 2018, tidak ada pengerjaan RTLH di Sambong.

“Kami bertindak berdasarkan laporan (informasi), kegiatan tidak dilaksanakan. Setelah ketahuan (dugaan korupsi), RTLH baru dikerjakan, tetapi pengerjaannya pada 2019. Kalau tidak salah ada sekitar 10 rumah yang dikerjakan,” jelasnya.

Sementara ini sejumah barang bukti yang diamankan Kejari antara lain adalah dokumen terkait kegiatan RTLH, serta buku rekening anggaran yang dipegang oleh tersangka. Kepada penyidik, tersangka masih belum menyampaikan mengapa bedah rumah tidak dilaksanakan pada 2018.

Rinanto masih belum bisa menanggapi soal kemungkinan adanya tersangka lain dalam dugaan tindak pidana korupsi ini. Penyidik masih melakukan pengembangan karena kasusnya bergulir. “Penetapan tersangka kami lakukan sekitar sepekan lalu. Sementara dititipan di Rutan Kelas IIB Rembang,” tandasnya.

Sementara itu, saat wartawan mencoba mendatangi Balai Desa Sambong pada Rabu siang kondisinya tidak begitu ramai. Wartawan ditemui oleh salah seorang petugas. Mereka yang ada di Balai Desa Sambong, mengaku sudah mendengar informasi soal penahanan.

Pewarta :  Jow

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here