Derita Penyakit Langka, Janda Anak Tiga ini Butuh Uluran Tangan Dermawan

0
30

Garut, SMInews.com Dede Kurniati (34) Warga Kampung Serang RT. 01 RW. 03 Desa Mekarsari Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, ditengah kehidupannya yang serba kekurangan, dirinya harus berjuang melawan penyakit yang aneh yang selama ini dideritanya.

Janda dengan 3 orang anak ini, menderita penyakit aneh, yakni seluruh kulit ditubuhnya melepuh seperti habis terbakar dan mengeluarkan bau amis yang menyengat.

Menurut Keterangan ketua RT. 01 Nurlela kondisi Dede sangat memprihatinkan, dan  tidur beralaskan daun pisang. Awalnya kulit Dede mengalami sakit, kemudian kulitnya bengkak – bengkak dan gatal – gatal serta mengeluarkan cairan.

“Sekarang kondisinya sangat mengkhawatirkan, keluarganya sudah tidak nyaman dikarenakan bau amis yang menyengat dari lepuhan kulit badan yang semakin kesini kondisinya semakin mengkhawatirkan seperti saat masih berair, dan lengket ke alas tidurnya” jelasnya.

Selama ini segala kebutuhan berobat kurniati ditanggung Nurlela. Dede Kurniati sendiri sebenarnya memiliki BPJS dan program bantuan pemerintah lainnya, setelah beberawa hari dirawat di Puskesmas, Dede dirujuk untuk dirawat di Rumah Sakit  Nur Hayati.

Kondisi Dede yang memprihatinkan menuai rasa simpati dari Pemerintah Desa dan para tetangganya. Khususnya Pemdes Mekarsari  beserta Babinsa secara ikhlas membantu kebutuhan Dede Kurniati.

“Yang bisa kami lakukan semoga para Dermawan Sekiranya dapat membantu Biaya Pengobatannya. Terlebih Dinsos dapat memperhatikan keberadaan warga masyarakat Desa Mekarsari yang sedang menderita penyakit langka ini.  Kita dan pemdes Mekarsari ikhlas membantu dan mendorong terhadap Dede agar dapat kembali sehat seperti biasanya” jelas Juhdi Kepala Desa Mekarsari.

Sementara itu Dede Kurniati, yang terbaring beralaskan daun pisang sambil merasakan sakitnya hanya bisa pasrah dan menyerahkan hidup dan matinya kepada Alloh SWT.

Saat ini yang dibutuhkan Dede  adalah Doa serta Bantuan Biaya untuk pengobatan ke Rumah Sakit Besar agar mendapat perawatan yang Optimal karena penyakit ini merupakan penyakit langka.

 Pewarta : Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here