BUMDes Tingkatkan Percepatan Ekonomi

0
21

TASIKMALAYA, (SMI).-
Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diwilayah Kecamatan Sukahening menghadiri acara Silaturahmi dan Bimbingan teknis Administrasi yang diselenggarakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) di Aula Desa Banyuresmi, Kamis (22/2/2018). Acara dihadiri tenaga ahli dari Kabupaten Tasikmalaya H. Cecep Abdul Kodir, Camat Sukahening, Pendamping Desa dan 21 orang pengurus inti Bumdes dari masing – masing Desa 3 orang.
Acara dibuka langsung Camat Sukahening, Kusnanto,S.Sos yang mengapresiasi inisiatif dari BKAD untuk mengadakan silaturahmi, dan pembinaan pengurus BUMDes untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas. Kusnanto berharap perkembangan BUMDes jadi lebih baik dan jika bersinergi, maka percepatan ekonomi di Kecamatan Sukahening khususnya akan meningkat.

Ditemui di Kantor Desa Kiarajangkung, Ketua BKAD sekaligus Wakil Ketua Umum Forum BUMDes Kabupaten Tasikmalaya, Endang Sambas mengatakan “Kegiatan silaturahmi dan Bimtek dilatarbelakangi rasa keprihatinan kepada pengurus Bumdes, yang belum ada pengalaman dibidang administrasi, dan masih kelihatan bingung saat menerima anggaran permodalan dari Dana Desa. Pembinaan dilakukan oleh tenaga ahli, setelah diberikan bimbingan sedikitnya para pengurus menjadi lebih tahu dan terbuka” ungkap Endang.
Masih menurut Endang Sambas, rencananya kedepan akan diadakan lagi pertemuan setiap dua minggu sekali, di Sekertariat BUMDes di UPK Sukahening untuk menyamakan persepsi antar pengurus Desa dan bisa sharing program sehingga keberadaan Forum BUMDes dan BKAD Sukahening sebagai jembatan agar saling menunjang.

“Contoh dari Program PKH yang turun tiga bulan sekali satu potensi kita dapat jasa dari Cash Back pelayanan kan disetiap Desa tidak ada BRILINK kenapa tidak difungsikan. BKAD mengusulkan diarahkan ke Bumdes, jika setiap pencairan ngumpul disatu Desa jadi kalau satu desa hanya memiliki Deposit 20 juta tidak akan cukup untuk melayani seluruhnya. Tapi kalau bergabung tujuh Desa, maka saldo yang dimiliki jadi 140 juta. Jadi, bisa melayani peserta PKH di satu Desa dan pencairan selanjutnya bisa pindah ke Desa lain jadi bisa diberdayakan semua” tuturnya.

“Kedepan setiap BUMDes ada Rumah Pangan Kita (RPK) bentuk kerjasama dengan Bulog, kedepan masyarakat tidak langsung dapat beras tapi memakai kartu KPM untuk sasaran masyarakat miskin belanja sembako di BUMDes Masing – masing 110 ribu/ bulan Dengan KPM tersebut masyartakat bisa ke BRILINk lalu ke RPK. Belanja dengan harga eceran yang tidak melebihi Bulog tentunya ada keuntungan untuk BuMDes dari situ dan kedepannya juga akan ada permodalan dibidang perikanan, peternakan matrik analisa usahanya lain lagi maka harus ada bimbingan dari administrasinya paparnya. Rencana di bulan Maret akan ada pertemuan pengurus BUMDEs di Hotel Tasikmalaya yang difasilitasi DPMDPAKB” Jelasnya.

Sambas berharap dengan Bimtek ini pengurus mendapat sedikit pencerahan, tentang administrasi Bumdes dari sumber permodalan DD, dan BUMDes semakin berdaya sehingga bisa melayani kebutuhan masyarakat secara optimal dan bisa mempasilitasi kebutuhan pokok masyarakat. (Anton)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here