BUMDes Harus di kelola Dengan Profesional

0
44

TASIKMALAYA, (SMI).-

Dalam kegiatan Silaturahmi dan Bimbingan teknis administrasi BUMDes yang diselenggarakan Badan Koordinasi Anggaran Desa (BKAD)  di Aula Desa Banyuresmi Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya, kamis (22/2/2018) Kepala Desa Banyuresmi Saepudin mengatakan bahwa BUMDes harus di kelola dengan professional, karena ini anggaran dari pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, dan pemberi anggaran.

“Dengan pembinaan yang diberikan tenaga ahli yang kapabilitasnya sudah teruji, pengelolaan BUMDes dapat dipahami dan anggaran harus dikelola seperti apa sehingga tidak menyalahi aturan yang ada” papar Saepudin kepada SMI di Kantornya.

Di Kecamatan Sukahening ada kesepakatan  BUMDes  tidak bergerak dalam simpan pinjam, karena sudah ada simpam pinjam Desa bersama di Unit Pelayanan Kegiatan (UPK) dari Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat  (DAPM). Jadi tidak ada persaingan, BUMDes di Kecamatan Sukahening bergerak di bidang barang dan jasa, Desa mart dan penyewaan alat pesta.
Di AD/ART BUMDes diatur tentang Surplus yaitu pembagian prosentase untuk pembagian modal, kegiatan sosial, angaran pemasukan desa dan untuk pengelola.

“Mudah – mudahan ada kesepakatan antar Desa, sehingga bisa saling dukung dan saling bantu, karena di tahun 2018 kemungkinan anggaran untuk BUMDes akan lebih besar dari Dana Desa, untuk pengembangan dan penopang kesejahteraan masyarakat bisa 150 juta atau lebih” ungkap nya,

Menurut keterangan Saepudin, di Banyuresmi BUMDes sudah berjalan sejak Desember 2017, dari anggaran DD tahap dua sebesar 60 juta, untuk penyediaan mesin Foto Copy dan Alat Tulis  Kantor (ATK) dan pengurusnya  belum di gaji, karena baru modal awal, jadi untuk perguliran dulu belum ada keuntungan.

“Untuk Kecamatan Sukahening pembentukan BUMDes sedikit terlambat dari kecamatan lain, karena anggaran difokuskan dulu untuk Infrastruktur. Harapan kedepan jika BUMDes sudah berjalan, dan mendapatkan keuntungan, bisa menjadi nyawa pembangunan Desa, tidak mengandalkan bantuan dari pemerintah sehingga bisa jadi Desa yang mandiri” harapnya.    (Anton)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here