Bulan Bahasa SMPN 1 Cibatu, Latih Berbahasa Baik dan Santun

0
21

GARUT, SMI.-

Kemampuan berbahasa mencerminkan pribadi seseorang pelajar. Bahasa mencitrakan pribadi yang baik dan berbudi luhur, Kata Kepala SMPN 1 Cibatu Drs. Dedi Sutardi, M.Pd, Senin (29/10).

Melalui bahasa  suatu bangsa akan dikenal oleh masyarakat dunia. Seperti Indonesia, yang selama ini dikenal sebagai bangsa yang ramah, sopan, dan santun. Kemampuan berbahasa yang santun atau lebih dikenal dengan budaya timur.

Untuk melatih menggunakan bahasa yang baik dan benar serta santun, SMPN 1 Cibatu menggelar acara Bulan Bahasa. Kegiatan ini berlangsung atas dasar program Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dalam kurun waktu setahun Satu kali.

Dedi menjelaskan, Bahasa santun pada dasarnya adalah keterampilan, yang merupakan akumulasi dari penghayatan terhadap nilai, atau dengan kata lain adalah bentuk tingkah laku yang telah melalui proses penghayatan dan pemaknaan terhadap norma luhur. Sebagai bahasa, kesantunan itu harus dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks komunikasi sosial. Karena itu, pendidikan terkait bertutur kata atau menyampaikan gagasan melalui tenaga pendidiknya.

“Dalam Bahasa dilaksanakan secara praktis dalam lingkungan pendidikan khususnya. Dengan kata lain, pembinaan bahasa santun adalah pembelajaran yang aplikatif sekaligus kongkret manfaatnya untuk keteladanan siswa SMP Negeri 1 Cibatu” Tandasnya.

Menurut Dedi, Terwujudnya pendidikan santun berbahasa bermula dari keteladanan, baik keteladanan dari guru ataupun dari orang tua. Dilingkungan sekolah, keteladanan guru sangat diperlukan dengan cara menggunakan bahasa santun dalam mengajar atau dalam berinteraksi dengan siswa. Jika guru memberikan contoh cara berbahasa yang santun, maka siswa akan mengikuti apa yang diucapkan dan dilakukan oleh gurunya. Jadi sumbangsih guru dalam pembentukan karakter siswa dapat diwujudkan dalam kebiasaan santun berbahasa.

“Dedi berharap generasi muda saat ini akan terhindar dari budaya bahasa gaul. Perlu adanya sinergi dalam membekali anak dengan pendidikan santun berbahasa agar menjadi habituasi yang positif untuk menekan pengaruh budaya yang kurang baik di zaman kekinian” Paparnya.

SMP berkarakter serta unggul dalam prestasi sebagai wujud nama “Juara” sebagai Lebel SMPN 1 Cibatu.  Filosofi juara itu adalah pada dasarnya anak itu terlahir sebagai juara. Jadi bagaimana institusi sekolah atau lembaga satuan pendidikan menjadikan anak itu agar jadi juara. Seperti juara dalam olah raga, kesenian dan bidang lainnya. Tetapi yang lebih utama adalah anak itu harus menjadi juara untuk dirinya sendiri.

Prestasi tersebut ditorehkan melalui ekstrakulikuler (ekskul), yakni pasukan marching band yang sudah mendapatkan berbagai penghargaan ditingkat wilayah priangan. Prestasi lain yang begitu menonjol dari SMPN 1 Cibatu dari pencak silat pada ajang kejuaraan tingkat Asia.

Selain memiliki prestasi yang membanggakan dalam kegiatan ekstrakurikuler, SMPN 1 Cibatu juga menerapkan nilai – nilai keagama kepada para peserta didiknya. Banyak peserta didik yang sudah Hafizh Al-Quran. **Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here