BNNP Jateng Sita 126,21 Gram Sabu dan 42 Butir Ekstasi

0
17
Kepala BNNP Jateng, Brigjen.Pol. Benny Gunawan (tengah) sedang menggelar konferensi Pers. Di Kantor BNNP Provinsi Jawa Tengah, Sealasa ( 25/2/2020 ) Foto : M. Taufik

Semarang,SMInews.com Tim Pemberantasan narkotika Badan Narkotika Nasional Provini (BNNP) Jawa Tengah berhasil menyita serta mengamankan narkotika jenis sabu seberat 126,21 gram dan 42 butir ekstasi dari tangan sindikat pengedar sabu yang dikendalikan oleh warga binaan lapas kelas 1 Semarang.

Dari pengungkapan kasus ini, tiga tersangka diamankan oleh petugas BNNP Jateng, diantaranya JD (30) warga kel. Muktiharjo kidul, kec. Pedurungan Semarang, yang berperan sebagai pengantar sabu.  Lalu ALF (27) warga srondol kulon, kec. Banyumanik Semarang yang berperan sebagai penerima  sabu, kemudian  Herry Kurniawan warga binaan lapas kelas 1 semarang yang berperan sebagai pengendali.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen.Pol. Benny Gunawan saat menunjukkan barang bukti. Taufik

Kepala BNNP Prov. Jateng, Brigjen. Pol Benny Gunawan mengungkapkan bahwa pada hari jumat 31 januari 2020, tim pemberantasan narkotika BNNP Prov Jateng menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada  transaksi narkotika di daerah pedurungan Semarang, lalu tim Pemberantasan Narkotika BNNP Jateng menindak lanjuti informasi tersebut.

Berikutnya, lanjut Benny dengan melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi beberapaorang yang di curigai yang akan melakukan transaksi narkotika.

Pukul 13.00 tim BNNP Jateng melakukan penangkapan terhadap JD dan ALF yang sedang melakukan transaksi serah terima narkotika di jalan ending utara, kel. Gemah, kec. Pedurungan Semarang. Dalam hal ini modusnya adalah tersangka JD yang menyerahkan bungkusan yang di dalamnya isinya narkotika kepada tersangka ALF yang sedang menunggu di atas sepeda motor.

“Tim kami melakukan pengembangan dan penggeledahan di tempat kost ALF di Jatingaleh 1 Gg Puskesmas, kel. Ngesrep, kec. Banyumanik Kota Semarang dan di rumah ALF di Kel.srondol kulon , Kec. Banyumanik. Dari para tersangka di sita barang buti berupa 9 paket sabu dengan berat total 126,21 gram , satu paket plastic berisi 42 butir eksatasi , 5 buah Handpone,1 timbangan digital, satu buku catatan , transaksi narkotika,” paparnya.

Benny menambahkan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka ALF di ketahui bahwa dia di suruh mengambil sabu oleh seorang warga binaan (napi) lapas Semarang yang bernama Herry Kurniawan alias Keling. Tim BNNP Jateng kemudian berkoordinasi dengan lapas semarang dan etelah dilakukan penggeledahan dintemukan satu buah HP merk Oppo F2 yang di gunakan Harry Kurniawan alias Keling untuk berkomunikasi dengan ALF.

Untuk pengembangan lebih lanjut oleh penyidik BNNP Jateng untuk pengembangan kasus tersebut tersangka akan di jerat dengan primer pasal132 ayat(1) Jo pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 132 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (2), UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati. Pdngungkapan kasus narkotika ini merupakan bentuk kerja sama dan sinergitas antara BNN Provinsi Jawa Tengah dengan LP klas 1A Kedung pane Semarang.

Pewarta : M. Taufik

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here