Bersinergi dalam 10 Program PKK bersama Dinas Terkait dan Pokja

0
16

Atambua NTT, SMI.- Acara pelantikan ketua TP PKK 9  dan pengukuhan bunda PAUD Kecamatan di  Kabupaten Belu digelar di Gedung Wanita Betelalenok Atambua Jln. Gajah mada kelurahan Beiravu Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu NTT, Selasa (28/01/2020).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan TP.PKK Prov. NTT Nomor : 05/KEP/PKK.NTT/II/2016 tgl 17 Februari 2016 tentang pemberhentian penjabat ketua TP PKK Kab. Belu dan pengangkatan ketua TP PKK Kab. Belu periode 2016 – 2021. Selanjutnya, pengukuhan bunda paud yang ditandai dengan pemasangan selempang dan penyamatan Pin bunda paud kecamatan oleh Ketua TP PKK Kab. Belu kepada perwakilan bunda paud kecamatan di Kab. Belu.

Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga merupakan satu gerakan yang dimotori oleh kaum perempuan dan keluarga sebagai basisnya. Dengan 10 program pokok PKK dimana pelaksanaannya perlu dipahami dengan pelaksanaan otonomi daerah yang luas, 4 pokja yang ada dengan keunggulannya masing–masing akan memilih karakter berbeda. Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK yang juga menjabat sebagai Bunda Paud Kecamatan yang dilantik yakni:

  1. Yovita Kai Buti sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kota Atambua
  2. Maria Bernadete sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Atambua Barat
  3. Widarwati Nis’atur Rodliyah sebagai ketua TP PKK Kecamatan Tasifeto Ttimur
  4. Roswita Arkanju sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Raimanuk
  5. Agustina Seuk sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kakuluk Mesak
  6. Josefina l. M Mau Luma sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Lamaknen
  7. Maria Fatima Mali sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Atambua Selatan
  8. Maria Laurentia Fahik sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Raihat
  9. Agustina Baria sebagai ketua TP PKK Kecamatan Tasifeto Barat .

Bupati Belu Willybrodus lay,S.H. dalam sambutannya mengatakan kepada ketua TP PKK yang juga sebagai Bunda PAUD untuk terus mendukung pekerjaan suami sebagai kepala wilayah di kecamatan masing-masing, dengan cara memberikan pikiran – pikiran positif untuk membangun wilayah dan melayani masyarakat.

 

“Kepada para Camat agar disetiap Dusun harus ada PAUD, dengan mengkomunikasikan bersama para kepala desa agar dana desa dapat dipergunakan untuk membangun PAUD, karena Pendidikan Anak Usia Dini sangat penting dan membentuk karakter anak sejak usia dini” paparnya.

Terkait stunting, Bupati menyampaikan kepada Bunda PAUD bisa dipantau tubuh  kembang anak, Oleh karena itu pemerintah akan memberikan dorongan dana untuk memberikan makanan dan minuman tambahan untuk mencegah stunting di kabupaten Belu, dan meminta kepada bunda paud untuk mengawasi paud yang ada di wilayah masing-masing,  apakah sudah memberikan minuman susu dan makanan tambahan, seperti kacang hijau atau belum. Kalau bisa ibu PKK mendorong masyarakat untuk menanam kacang Hijau, sehingga dapat dikonsumsi sendiri tanpa membeli.

Pada kesempatan yang sama, ketua TP PKK Kabupaten Belu, Lidvina Viviawati NG lay mengatakan “Melalui pelatikan  Ini  TP PKK akan selalu mendukung program-program dengan salah satu cara bersinergi dalam 10 program PKK bersama dinas-dinas terkait dan Pokja yang ada secara berjenjang sesuai  program prioritas untuk menurunkan angka stunting.

Lidbina juga mengatakan, untuk menurunkan angka Stunting dikabupaten Belu TP.PKK langsung turun ke desa desa, untuk memberikan pelatihan – pelatihan makanan sehat, yang bergizi tinggi dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengetahui makanan sehat untuk tumbuh dan kembangnya anak anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Belu Wilibrodus Lay,SH, Ketua TP PKK Kab. Belu Lidwina Viviawaty NG.Lay, Ketua Dewan Pembina TP PKK Kab. Belu Vinsensius Mau, Pimpinan OPD Kab. Belu, Camat Se Kab. Belu, Perwakilan Save the children Atambua dan insan Pers.

Pewarta : Untung Teguh

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here