Belajar Ditemani Bau Sampah, Kepala SDN 5 Neglasari Minta Pemerintah Pindahkan TPS

0
20

Garut, SMI.- Peserta didik SDN 5 Neglasari dan SLB Al-Ghifari Desa Leuwigoong Kecamatan Leuwigoong Kabupaten Garut, hampir setiap hari terpaksa belajar ditemani bau dan asap pembakaran sampah dari TPS yang berada berdekatan dengan sekolah.

Keadaan ini sangat mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di ke dua sekolah tersebut, TPS tersebut merupakan tempat pembuangan sampah dari Desa Sindang Sari dan Leuwigoong.

Selain bau yang menyengat, banyaknya lalat yang masuk ke dalam kelas juga mengganggu proses KBM. Asap pembakaran sampah juga menyebabkan kualitas udara menjadi buruk dan bisa menyebabkan peserta didik mengalami sesak napas.

Pihak sekolah berharap agar pemerintah memperhatikan kondisi tersebut, karena hal ini berhubungan dengan kesehatan dan pendidikan generasi penerus bangsa.

Ketika di konfirmasi,  Camat Leuwigoong Tatang SE, mengatakan “Saya belum ke lokasi, dan maunya seperti apa. Kalau mamang mau dipindahkan,. dipindahkan kemana. Sebab kami cuma soal mengangkutnya, tapi kalau lokasi pemindahan itu wewenang yang punya wilayah” katanya.

Beberapa Orang tua siswa mengeluhkan bau sampah yang mengganggu kegiatan belajar mengajar anaknya. Para orang tua khawatir kalau keadaan tersebut terus berlanjut dapat mengganggu kesehatan mereka.

Kepala SDN 5 Neglasari,  Yeye  juga sependapat dengan para orang tua “Dengan adanya sampah tersebut menganggu kegiatan di sekolah. Ya merasa terganggu dengan bau tidak sedap dan menyengat tersebut,” jelas dia.

Yeye meminta kepada dinas terkait untuk dapat memindahkan keberadaan TPS sebut. Sebab Selain berbau tidak sedap, juga mengundang banyak lalat.

Pewarta : Ayi Ahmad

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here