Aris Septiono : Pendidikan politik Bagi Pemilih

1
28

Semarang, SMI.-

Mayoritas Ibu-ibu yang berdomisili di wilayah Candisari terlihat duduk serius menyimak penjelasan materi pendidikan politik bagi pemilih dengan Tema “Pendidikan Politik Sistem Pemilu 2019 dan Tes Kesehatan” yang diselenggarakan oleh DPW PAN Provinsi Jawa Tengah, di Aula Palupi Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Sabtu (29/12/18).

Disampaikan oleh pemateri  Aris Septiono, S.H.,M.H. Wakil Ketua DPW PAN Jawa Tengah yang juga  Caleg Kota Semarang Dapil 3. Bahwa tahapan dan tata cara pemilu pada 17 April 2019 mendatang agak berbeda dengan sebelumnya. Karena akan dijalankan secara serentak. Yaitu Pemilihan Presiden, DPD, DPR dan DPRD.

“Nantinya Ibu-Bapak akan menerima 5 surat suara. Yaitu untuk Pemilihan Presiden, DPD, DPR RI, DPRD tingkat Provinsi dan DPRD tingkat Kota/Kabupaten. Yang ditandai dengan lima warna yang berbeda pada surat suara yang dibagikan,” jelas Caleg muda kelahiran 1979 ini.

Pendidikan politik bagi pemilih ini,  merupakan pilihan sosok yang pernah jadi Ketua FNPBI (Front Pembela Buruh Indonesia) yang merupakan sayap PRD (Partai Rakyat Demokrasi) pada tahun 2000-an lalu, untuk mencerdaskan masyarakat dalam menentukan pilihan politiknya. Sebab menurutnya, maju tidaknya negeri ini tergantung masyarakat.

Disinggung terkait gerakan yang dinilai kiri, yang pernah dijalankan Pengacara mandiri ini, dikatakan bahwa pencalonan dirinya menjadi Calon Legislatif lewat jalur Partai Amanat Nasional ini, merupakan aktualisasi dirinya untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Yang selama ini dijalankannya.

“Ya gerakan kiri atau kanan itu tinggal bagaimana orang memaknai itu. Tapi apapun namanya, kita akan tetap Bela Umat Bela Rakyat. Sesuai amanat yg diberikan partai kepada kadernya yg maju menjadi Caleg,” jelas pendiri FSPMI Jawa Tengah ini.

 

Target Kursi Legislatif

Sebagai Sekretaris Pemenangan Partai Amanat Nasional Jateng, Pihaknya ingin masyarakat sadar akan hak pilihan politiknya. Agar kedepannya Indonesia semakin maju dgn kesadaran politik yang dimiliki masyarakat.

Pendampingan kepada masyarakat yang sudah dijalankan selain pendidikan politik adalah pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan usaha kecil menengah. Terutama bagi ibu-ibu rumah tangga.

“Seperti yang sedah pernah kita jalankan. Yaitu diadakan pelatihan boga. Yaitu pembuatan kue/roti bagi ibu-ibu belum lama ini dan sudah menghasilkan beberapa merintis usahanya. Dan ke depan, akan kita berdayakan untuk pemasaran online. Agar pelaku UKM bisa semakin berkembang,” ungkapnya.

Sementara terkait target partai dalam menyikapi fenomena parlemen minimal 4% yang dibebankan partai oleh UU pemilu, DPW PAN menargetkan satu Daerah Pemilihan di Jateng diperoleh 1 kursi. Demikian juga untuk DPRD Kota/Kabupaten.

“Ya itu target idealnya. Namun semua juga atas izin dan kuasa Allah SWT. Mudah-mudahan dimudahkan. Aamiin,” pungkas alumni Fakultas Hukum Untag ini. **UT

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here