Antisipasi Peredaran Miras Oplosan, Satpol-PP Rancaekek Bongkar Bangli

0
45

SOREANG, (SMI).-

Banyaknya korban akibat miras oplosan yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia   beberapa waktu lalu di Kecamatan Cicalengka Kab. Bandung mendapat perhatian khusus dari pemerintah Kab. Bandung.  Banyaknya korban jiwa menjadikan kasus tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung, untuk meminimalisir dan memberantas peredaran miras oplosan. Salah satu upaya yang dilakukan dengan membongkar  puluhan bangunan tanpa izin di Jalan Raya di Bandung – Garut yang diduga tempat menjual miras oplosan,  Senin, (23 /04).

Kanit Satpol PP, Yuli Yuliani menjelaskan, penertiban yang dilaksanakan sudah mengikuti prosedur perundangan-undangan yang telah ada, tentang penertiban bangunan liar (Bangli) tanpa izin.

“Sebelum kami melakukan penertiban, terlebih dahulu kita layangkan surat pemberitahuan dan peringatan pertama hingga terakhir, agar mereka membongkar sendiri bangunan yang ditempatinya,” ucapnya.

Menurut Yuli, bangunan yang ditertibkan beberapa gubuk-gubuk bilik yang dijadikan tempat jualan miras oplosan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Alhamdulillah kegiatan kali berjalan lancar dan cepat, karena bangli yang hanya memakai bilik dan tiang bambu saja, disinyalir pedagang-pedagang ini menjual miras oplosan. ” ujarnya.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak mendirikan bangunan disepanjang tanah milik pemerintah, setelah adanya penertiban diwilayah Kecamatan Rancaekek.

“Hari ini kita lakukan penertiban yang berada di Desa Linggar, yang dilintasi pemasangan Piva Pertamina , setelah penertiban ini kita lakukan, jangan ada lagi bangli-bangli berdiri disepanjang jalur Piva,” harapnya.  (Yayat Hidayat)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here