Alumni SMAN 3 Garut Adakan Pelatihan Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan

0
8

Garut,SMI.- Program pemberdayaan masyarakat mandiri dan produktif yang diusung alumni angkatan 1997. Bekerjasama dengan Pokja Salarea, Kodim 0611/Garut, PT BASF Indonesia, PT PNM (Persero), SMAN 3 Garut, Laboratorium Terpadu dan Pusat Kajian Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Menyelenggarakan Bimtek Pembuatan Sabun Ramah lingkungan, Bagi warga masyarakat Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut,Sabtu (16/11).

Acara yang dibuka Dandim 1106 Garut, Letkol inf Erwin yang dilaksanakan di SMAN 3 Garut.dihadiri Kepala SMAN 3 Garut, Danpos  Koramil 1105, Kapolsek Cibatu, Hisnawa Migas, Kepala Desa Se – Kecamatan Cibatu, serta para peserta anggota pelatihan. Dengan program upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan, juga membekali masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan, serta Ramah lingkungan.

Pokja Salarea bersama Kodim 0611/Garut, menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat produksi Sabun Ramah lingkungan  untuk menyiapkan SDM masyarakat desa yang unggul, dan berdaya saing.

Camat Cibatu, Drs. Sardiman Tanjung, didampingi Kapolsek Cibatu, Mengatakan “Untuk warga masyarakat kita agar produktif, serta kreatif. Untuk menyentas langkah penanggulangan kemiskinan, Agar keluarga di seluruh Cibatu ini menjadi keluarga yang mandiri dan produktif”.

Ketua pelaksana Dadan Muhammad Ramdan,S.Ip, mengatakan bahwa pembekalan ini sebagai langkah agar kaum ibu atau perempuan bisa menjadi generasi yang tingkat kesejahteraannya lebih baik.

“Ibu sebagai bagian dari keluarga sangat punya pengaruh, baik itu kualitas maupun dalam hal manajemen keluarga, kesejahteraannya dan sebagainya, peran ibu sangat penting,” kata Dadan.

Dadan juga mengatakan, Pembekalan pembuatan Sabun ramah lingkungan,oleh BASF, UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan melibatkan warga masyarakat Cibatu, serta anggota dari PNM. Ini juga agar seluruh warga Cibatu lebih produktif dan berdaya.

“Tujuan dari kegiatan ini yakni memberikan fasilitas warga masyarakat Cibatu dalam menggunakan Sabun Ramah lingkungan,baik langsung maupun tidak langsung kepada seluruh pengguna sabun ibu-ibu sehingga dapat meningkatkan kemampuan mengolah perekonomian terutama di kecamatan Cibatu” Jelasnya.

Kegiatan ini juga untuk meningkatkan peran serta warga masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga serta membuka wawasan dan pengetahuan bagi warga khususnya kaum ibu. pentingnya memiliki produksi Sabun Ramah Lingkungan,menyiapkan SDM Desa yang unggul dan berdaya saing.

Pelatihan yang dilakukan hari Sabtu ini, membuat Dua jenis sabun Cuci,dan sabun Lantai berbentuk cair. “Para kelompok wanita ini mayoritas warga Kecamatan Cibatu,serta anggota dari PNM. Harapan kita tentunya dengan diadakannya pelatihan ini dapat memberikan keterampilan bagi ibu-ibu dan meningkatkan penambahan penghasilan bagi peningkatan kesejahteraan warga masyarakat Cibatu,”Ungkapnya.

Kepala BASF, serta kepala PT. PNM (Persero) menurutnya, Gema Arif Pramuji menyatakan berharap ke depan bisa membantu terkait proses keseriusan.

“Kita akan latihkan pembuatan serta proses produksi Sabun Ramah lingkungan, asalkan ibu-ibu yang dilatih ini serius, jadi kita akan buat pelatihan produksi Sabun Ramah lingkungan dalam menyiapkan manfaat unggul dan bersaing” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Garut, Drs Ridwan Riswanda,S.Pd.M.M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan gagasan Pokja Salarea bersama Kodim 0611/Garut, serta alumni SMAN 3 Garut angkatan tahun ajaran 1997. Begitu pula dapat merubah pembangunan sarana dan prasarana menjadi sekolah eksekutif.

“Dalam menyelenggarakan program pemberdayaan, dibawah ketua pelaksana alumni angkatan 97 ini,mengajak mengadakan pelatihan keterampilan yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Cibatu lebih maju” ujarnya.

Pewarta : Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here