Agrowisata Edukatif Seni Tradisional Karinding Kisunda di Girimukti

0
62

Garut, SMInews.com Menengok Dekorasi Artistik Agrowisata Edukatif Saung Ki Sunda Sutisna, S.Pd, tokoh karinding. Apa yang ketika mendengar kata “kabarulem karinding” (Kaulinan barudak lembur) Biasanya langsung akan menghubungkan dengan seni tradisional, Ki Sunda tokoh seni  tradisional seni Karinding, nuansa bunyi yang merdu dari bahan bambu, dan saung agrowisata duren yang akan tumbuh sebanyak 400 pohon ditempat edukasi anak-anak.

Dibukanya Agrowisata Duren Saung Karinding  berbeda ketika sudah berkunjung ke saung ki sunda asal dari Desa Girimukti ini. Saung Ki Sunda adalah sebuah lesehan serta tempat edukasi seni tradisional yang terletak di Desa Giri Mukti, Kecamatan Cibatu kabupaten Garut. Dengan mengusung konsep agrowisata, tempat ini menawarkan wisata edukasi untuk keluarga, maupun tempat edukasi anak.

Karinding sendiri diambil dari nama sejenis bambu dan digunakan sebagai bunyi yang indah, sebagai kolaborasi kesenian tradisional daerah, (alat mainan anak jaman tempo dulu). Wahana  bangunan tradisional didominasi oleh pohon rindam tersebut. Sebagai salah satu daya tarik, tempat wisata itu sangat menonjolkan artistik lesehan bambu. Sangat cocok untuk orang-orang yang menyukai berlatih memanah.

Tempat ini pada awalnya merupakan lahan perkebunan seluas dua hektare, pemilik lahan Bos Aten yang terkenal di Garut Utara, yang terkenal dengan Rest Ropita. Lahan pemilik dibeberapa titik di Garut utara sebagai penghasil durian kedepannya. Saung Ki Sunda kedepan tempat ini sering dikunjungi tamu dari luar kota, diantaranya preman pensiun yang tidak asing lagi sering tampil di media Televisi. Sementara memfasilitasi mereka, disediakanlah saung untuk membuka aspirasi. Dan saat ini, Saung ki sunda telah menjelma menjadi lokasi agrowisata yang edukatif andalan di Kampung girimukti.

Di saung ki sunda, pengunjung bisa berlatih seni tradisional maupun berpanahan dengan latar belakang kebun yang renung serta beragam dekorasi artistik yang terbuat dari  bambu. Salah satu dekorasi artistik sekaligus  andalan di saung kisunda ialah tempat pangulinan lembur sekaligus Edukasi anak.

Secara etimologi bahasa Sunda, pilah bambu (pring bambu) diartikan sebagai tempat yang tidak mengandung kimia yang terbuat dari bambu. Saung kisunda menghadirkan seni karinding dalam bentuk berbeda. Dengan penataan dan perpaduan yang khas antara seni tradisional yang terbuat dari, bambu, menghasilkan suara yang indah dan merdu, menjadikan saung kisunda sebagai destinasi menarik.

Pengunjung yang datang dari preman pensiun antusias mengunjungi saung ki sunda, yang memiliki ciri khas bambu dari kreatifitas, tempat makanan, minum, bahkan sendok terbuat dari bambu.  Lesehan warung Kisunda di sini menyediakan menu dan jajanan tradisional. Tempat makan dan minum yang disediakan di sini pun mengusung beragam tema tradisional

Saung ki sunda juga menyediakan tempat lesehan berkapasitas lumayan banyak orang bisa tertampung. Suasana yang artistik di tempat terbuka memang sangat mendukung untuk jamuan dan pertemuan.

Pewarta : Ayi Ahmad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here