Abubakar : Pers di KBB Ikut Mencerahkan Masyarakat

0
13

BANDUNG BARAT, (SMI).-

Sejak masa reformasi dengan diberlakukannya UU nomor 40 tahun 1999, kita melihat pers menjadi lebih bebas dan longgar. Era reformasi telah membuka kesempatan bagi pers Indonesia untuk mengeksplorasi kebebasan dan merambah ke daerah.

Demikian diungkapkan Bupati Bandung Barat Abubakar saat berbincang tentang hakekat otonomi daerah dan kaitannya dengan hari pers nasional (HPN) 9 Februari 2018.

Ia sangat memahami, bahwa peranan pers di  Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini sangat besar dalam mencerahkan masyarakat. Maka tak aneh bila dia selalu menerima wawancara dengan awak media dalam kondisi dan keadaan apa pun.

“Tentunya pers ikut memainkan peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sehingga ada masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan negara,”  bebernya saat berbincang dengan sejumlah wartawan, di Komplek Perkantoran Bupati Bandung Barat , Mekarsari Ngamprah, Jumat (9/2/2018).

Lebih jauh dia mengungkapkan, pada tanggal 19 Juni 2007, pukul 09.15 WIB, menjadi pertanda lahirnya daerah otonom baru (DOB) bernama KBB. Kata Abubakar, semangat pemekaran berdasarkan UU nomor 32 tahun 2004 ini tidak terlepas dari peranan pers yang turut serta mencerdaskan kehidupan masyarakat di daerah ini.

Dan kini dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sambungnya, media masa telah ikut membantu mensosialisasikan berbagai program secara objektif. Sekaligus menjadi alat kontrol yang baik sehingga para aparatur pemerintahan tetap berada pada rambunya.

Dengan sajian informasi yang tepat, akurat dan benar, peranan pers ini telah ikut memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui perkembangan penyelenggaraan pemerintah. Dan disaat yang bersamaan, ikut melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.
“Saya ingin mengapresiasi kepada teman-teman media yang selama ini bersama-sama pemerintah daerah mengeksplor kegiatan-kegiatan dan mencerahkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan otonomi daerah pada hakekatnya adalah upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan sesuai dengan kehendak dan kepentingan masyarakat.

Ada semangat yang sama antara Undang-Undang nomor 32 tahun 2004 tentang otonomi derah dengan Undang-Undang  No 40 tahun 1999 yang mengatur tentang pers, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika pemerintah daerah meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, maka pers ikut serta dalam mencerdasakan dan mencerahkan pemahaman masyarakat.

Hakikat otonomi daerah itu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembangunan. Sementara pers berperan sebagai media komunikasi dan edukasi, serta memberikan informasi kepada masyarakat.

Abubakar menekankan, pembentukan daerah otonom harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Utamanya dalam hal pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, seperti mengakses pendidikan, kesehatan dan merasakan infrastrukrtur yang lebih baik.

Bukti dari kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dengan pers ini adalah tersampaikannya berbagai informasi kepada masyarakat. Berbagai program pembangunan yang digagas pemerintah daerah banyak yang tepat sasaran dan hasilnya telah dirasakan.

“Alhamdulillah dalam usia KBB yang baru menginjak sepuluh tahun ini telah mendapatkan banyak apresiasi dari pemerintah pusat. Tentunya apa yang selama ini kami lakukan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, baru-baru ini KBB menjadi salah satu dari 57 DOB yang berhasil meraih nilai tertinggi berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri. Keberhasilan ini menjadi kado ulang tahun Bandung Barat ke-10 tahun lalu.

Selain penghargaan atas penyelenggaraan pemerintahan yang baik, berbagai prestasi pun telah didapatkan dibanyak bidang. Hal ini disebutkan Abubabakar, merupakan buah dari kerjasama semua pihak, salah satunya adalah media masa.

“Dalam momentum HPN ini, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada teman-teman media. Yuk dewasakan masyarakat, didik masyarakat agar lebih bisa berpkiprah dalam pembangunan sebagaimana yang dicita-citakan. Selamat hari pers,” tandasnya.

( LINA / Deni H.M ) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here