237 Kades Terpilih, 2 Kades Belum Bisa Dilantik

0
35

Rembang, SMI.- Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2019 telah usai, ada 235 Kepala Desa resmi dilantik di pendopo museum Kartini Rembang, Kamis ( 5/12) pukul 08.00 WIB. Pelantikan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati dan semua pejabat Muspida, muspika  se-kabupaten Rembang. Dari rangkaian acara tersebut, sekaligus dalam rangka pelantikan ibu-ibu penggerak PKK se-kabupaten Rembang.

Dalam sambutanya, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan bahwa semua Kepala Desa yang sudah resmi dilantik agar bisa memberi pelayanan kepada masyarakat dengan ramah dan baik. Hafidz meminta, semua Kepala Desa yang sudah resmi dilantik segera bertugas demi melayani masyarakatnya masing-masing.

“Dalam melayani masyarakat, kepala desa diharap mengutamakan kesopan-santunan, kerapian, kejujuran dan tidak boleh sombong.” Jelasnya.

Bupati Rembang yang kerap di sapa Kyai ini menjelaskan, semua ada 237 kepala desa terpilih, ada 2 kepala desa yang belum dilantik, antaranya desa Kendal Agung Kecamatan Kragan dan Desa Telogo Tunggal, Kecamatan Kaliori masih menunggu masa jabatan Kepala Desa lama habis, nanti bulan Januari 2020 mendatang. Tempat pelantikannya bisa di balai desa atau di pendopo.

Kepala Desa Menoro Kecamatan Sedan juga selaku ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kabupaten Rembang mengatakan, dari tahap proses kemenangan Pilkades tersebut, penuh suka dan duka tapi sebagian besar penuh kegembiraan, karena sebagai pelayan masyarakat harus ikhlas dan amanah.

Dia berpesan, agar masyarakat di era peradaban baru supaya memahami sistem patuh, tunduk pada aturan dan bergotong-royong tetap selalu digalakan lagi, agar dalam membangun desa, dengan rasa tingkat kebersamaan, sehingga bisa menghasilkan kepuasan tersendiri bagi masyarakat.

“Masyarakat agar menjadi hakim atau juri ikut andil mengabdi Nusa dan bangsa, supaya bisa membantu kinerja kepala desa agar bisa menjadi ringan beban pelayanan.” Jelas pria yang selalu di sebut Komando Kades se-kabupaten ini.

Di tempat yang lain, Gunari selaku Kasubag Tata Pemerintahan Desa saat di wawancarai mengatakan, dirinya sangat bersyukur, karena moment Pilkades tahun 2019 ini berjalan dengan lancar, aman dan damai.

“Jabatan Kepala Desa itu bukan untuk dibanggakan atau digengsikan tetapi harus lebih tanggung jawab moril kepada masyarakat, bukannya nilai uang yang di pamerkan tetapi, nilai prestasi demi pembangunan dan pemberdayaan desa di tunjukan,” harapnya.

Di kerumunan banyaknya ratusan kepala desa yang di lantik, wartawan suara metro Indonesia mendekati salah satu kades terpilih yang tersenyum bangga, Noryanto Kepala Desa Pandan Kecamatan Pancur. Noryanto sangat berterima kasih kepada semua masyarakat, khususnya Desa Pandan yang telah memberi amanah kembali sampai dua periode menjabat kepala desa.

“Untuk melakukan langkah awal demi mewujudkan kemerdekaan desa kita harus selalu melakukan hidup rukun, gotong-royong dan selalu menciptakan suasana kondusifitas keamanan, agar tujuan kita kedepan bisa lebih maju lagi dari sebelumnya.” Ungkap Kepala Desa yang akrab di panggil Bos.

Pewarta : Jow

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here