Menikmati Keindahan Wisata Alam di “Jontor Kedungwaru”

0
118

Banyaknya peminat akan wisata alam, membuat perkembangan pariwisata di Kota Tasikmalaya terus berkembang. Geliat pertumbuhan pariwisata ini dapat dilihat dari banyaknya objek wisata alam yang ada di Kota Tasikmalaya.

Salah satu objek wisata yang menjadi sorotan adalah “Jontor Kedungwaru”, meskipun terbilang tempat wisata baru, objek wisata yang berada di  KP. Kedungwaru Kel. Leuwiliang Kec. Kawalu ini mampu menarik wisatawan dari dalam sampai luar kota.

Objek Wisata Jontor Kedungwaru menawarkan suasana alam yang masih asri, dengan sungai yang jernih dan dikelilingi sawah yang luas. Selain itu, Bukit dan pepohonan menjadi magnet yang bisa menarik para pengunjung.

Salah satu spot yang diminati para pengunjung adalah Jembatan yang  berada di atas sungai Ciulan, jembatan ini menghubungkan antara Kota Tasikmalaya dengan Kabupaten Tasikmalaya. Banyak pengunjung yang berswafoto di jembatan ini.

Wisata Alam Jontor Kedungwaru

Dikirim oleh Suara Metro Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2020

Objek wisata Jontor Kedungwaru ini dibangun masyarakat yang digagas tokoh pemuda Omay Suryaman atau yang akrab dipanggil Omsur. Keinginan Omsur untuk membangun tempat wisata di Kedungwaru mendapat dukungan dari masyarakat. Dengan adanya objek wisata ini, Omsur berharap perekonomian masyarakat dapat terangkat.

Meskipun masih dalam tahap pembangunan, sudah banyak yang datang untuk berwisata di Jontor Kedungwaru. Para pengunjung mengaku betah dan merasa nyaman ketika berada di tempat wisata ini.

“Alhmdulilah sudah bisa terbentuk sekitar tigapuluh persen. Walaupun baru tiga puluh persen, tetapi masyarakat sudah mulai berdatangan bekunjung kelokasi” ucap Omsur.

Menurut Omsur, Selain untuk berekreasi bersama keluarga, ada juga pengunjung yang mengadakan sebuah acara.

Dengan semboyan “Bahagia bersama dan selalu memprioritaskan pengunjung dalam pelayanan”. Omsur dan warga sekitar berharap agar pengunjung bisa menikmati keindahan alam dan terhibur ketika berwisata di Jontor Kedungwaru.

Menurut informasi dari Uyo salah satu tokoh masyarakat Kedungwaru, lokasi Jontor Kedungwaru ini memiliki cerita. Ketika gunung galunggung erupsi pada tahun 1982, lahar panas tertahan oleh jontor sehingga masyarakat Kedungwaru bisa menyelamatkan Diri. Walaupun rumah warga habis terbawa Lahar, tapi tidak ada korban jiwa.

Dengan dibangunya objek wisata Jontor Kedungwaru ini masyarakat juga ingin mengenang peristiwa erupsi gunung galunggung tersebut agar tidak melupakan sejarah.

Pewarta :  L. Mahesta

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here